Pembebasan Lahan Untuk salah satu Perusahaan di Sumberjaya diduga Menjadi Sarang Pungutan Liar

Majalengka|| buserindonews.Com – Isu tak sedap soal dugaan Pungli di pembebasan wilayah Sumberjaya Kabupaten Majalengka menjadi perbincangan publik. 07/10/2025.

Menurut Nara sumber ada dua ulis yang menjadi ketua team pembebasan,Modusnya diduga para pemain ini mark-up harga per meter dari harga sebenarnya. Ke pengusaha mereka mark-up harga dan ke pemilik lahan mereka menekan harga ujar narasumber.

Untuk bongas kulon kira kira 45 Hektar dan Mjk 60 hektar, menurut informasi yang saya dapat 5000 buat warkah dan 3000 buat perangkat, belum lagi nanti kalau sudah beres ada 5000 lagi buat pengurus ujar narasumber.

Bahkan mereka informasi nya sudah pada kasbon ke pihak pengusaha ratusan juta rupiah pungkas Narasumber.

Ulis Tasdik ketika di konfirmasi ” Saya bukan ketua team pembebasan tapi Saudara Bois lah ketua pembebasan. Setau saya 3000 per meter itu fee yang bawa berkas ujar Ulis.
Setau saya pencairan dari pembebasan ini ada dua tahap, pencairan pertama itu progres sebelum sayembara, termin kedua progres setelah sayembara dan saat ini pembebasan sudah 80 persen tinggal yang sulit ujar Ulis Tasdik.

Kalau untuk pinjaman ke Perusahaan saya pribadi tidak sampai 100 juta, itu juga saya peruntukan nya buat team saya yang berjumlah 9 orang dan itu untuk transportasi dan akomodasi sehari hari, adapun gosip yang meminta  uang beberapa Miliar menjual nama penguasa Kabupaten saya tidak tau dan bukan Ranah saya.

Sampai berita ini tayang penulis dan Redaksi terus berupaya klarifikasi ke berbagai sumber.

 

( Wisnu / Kontributor)

Tinggalkan Balasan