Jepara || buserindonews.com – Bendung SWD 2 yang berfungsi sebagai sumber irigasi utama untuk sawah-sawah di Kecamatan Welahan, Kalinyamatan, Pecangaan, dan Kedung, Kabupaten Jepara, dilaporkan mengalami kebocoran. Akibatnya, ribuan petani di wilayah tersebut terancam gagal panen karena kekurangan air untuk mengairi sawah mereka.
Kebocoran pada bendung karet ini diperparah oleh kondisi cuaca kemarau yang sedang melanda wilayah Jepara, sehingga membuat petani semakin kesulitan untuk mendapatkan air yang cukup untuk tanaman mereka. Bendung karet yang berusia lebih dari 20 tahun ini memang sudah beberapa kali mengalami kerusakan dan perbaikan, namun tampaknya masalah ini masih belum terselesaikan secara tuntas.
Petani-petani di wilayah tersebut telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini, termasuk menggunakan mesin pompa untuk mengisi angin ke dalam bendung karet. Namun, upaya ini dinilai tidak efektif dan tidak efisien dalam jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten Jepara telah diminta untuk segera mengambil tindakan untuk memperbaiki bendung karet ini dan memastikan bahwa petani dapat kembali menggarap sawah mereka dengan baik. Dengan demikian, produksi pertanian dapat kembali normal dan kesejahteraan petani dapat terjamin.
Petinggi Batukali, Sarmani, telah melaporkan masalah bocornya karet bendungan SWD 2 kepada Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dan berharap Bupati dapat segera mengambil tindakan untuk berkoordinasi dengan BBWS untuk memperbaiki bendungan tersebut dan mengatasi masalah kekeringan yang dihadapi oleh para petani.
















