Daerah  

Kualitas Proyek Penataan Kawasan Budaya Dipertanyakan, Kinerja CV SA Jadi Sorotan

Jepara || buserindonews.com – Pelaksanaan proyek penataan bangunan dan lingkungan pada kawasan budaya, kawasan pariwisata, hingga sistem perkotaan nasional di Kabupaten Jepara kembali menuai sorotan publik. Proyek yang dikerjakan oleh CV ini diduga tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan.

Sejumlah temuan di lapangan memperlihatkan bahwa komponen fisik berupa U-Ditch yang terpasang mengalami banyak cacat, seperti gompel, keropos, serta struktur yang tidak presisi. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan lemahnya pengawasan teknis maupun pemilihan kualitas material yang digunakan.

Warga setempat menilai bahwa pekerjaan konstruksi yang dibiayai oleh anggaran publik seharusnya dilaksanakan dengan cermat sesuai spesifikasi teknis. Mereka mendesak pengawas lapangan, konsultan proyek, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan teguran resmi kepada pihak pelaksana.

Selain itu, masyarakat juga meminta DPUPR melakukan evaluasi menyeluruh terhadap suplier U-Ditch yang digunakan CV SA. Langkah ini penting agar material yang dipasok memenuhi standar mutu dan tidak merugikan pembangunan jangka panjang.

“Kami berharap ada tindak lanjut yang jelas. Proyek ini harus diperbaiki, karena infrastruktur yang dibangun akan digunakan masyarakat untuk waktu yang lama. Jangan sampai kualitas rendah menimbulkan kerusakan dini,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV SA belum ada klarifikasi, sedangkan pihak DPUPR Jepara melalui Kadis (HERY) hanya memberikan pernyataan ” SIAP, MATUR SUWUN” ketika di hubungi awak media melalui pesan WhatsApp, terkait temuan tersebut. Masyarakat berharap adanya transparansi serta upaya perbaikan sehingga proyek penataan kawasan budaya dan pariwisata Jepara dapat memberikan manfaat optimal bagi publik.

“AP”

Tinggalkan Balasan