Blora ll buserindonews.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Blora, Jumat (19/6/2026). Aksi yang diawali dari kawasan Tugu Pancasila tersebut mengusung tema “BBM Naik, Rakyat Menjerit, Negara Kaya, Rakyat Sengsara” sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat pasca kenaikan harga BBM nonsubsidi pada 10 Juni lalu.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait dampak kenaikan harga BBM yang dinilai berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok serta menurunkan daya beli masyarakat.
Sebagai bentuk sikap resmi, HMI Cabang Blora menyerahkan dokumen pernyataan sikap kepada perwakilan DPRD Kabupaten Blora. Dokumen tersebut berisi empat tuntutan utama yang dianggap perlu segera ditindaklanjuti pemerintah.
Empat tuntutan itu meliputi penurunan harga BBM nonsubsidi untuk menjaga daya beli masyarakat, penjaminan ketersediaan BBM bersubsidi yang tepat sasaran dan distribusi yang bersih, stabilisasi harga kebutuhan pokok melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat, serta optimalisasi pendapatan sektor migas Kabupaten Blora secara transparan dan berkeadilan.
Perwakilan DPRD Kabupaten Blora yang menerima aspirasi mahasiswa menyampaikan apresiasi atas jalannya aksi yang berlangsung tertib, damai, dan sesuai dengan koridor konstitusional. DPRD menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian penting dari demokrasi dalam mengawal kebijakan publik.
Menurut perwakilan DPRD, seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan menjadi bahan masukan dan akan diperjuangkan sesuai kewenangan lembaga legislatif daerah.
“Tuntutan ini akan kami kawal sebagai amanah untuk mengevaluasi kebijakan demi hajat hidup masyarakat Blora,” ujar perwakilan DPRD saat menerima massa aksi.
Mahasiswa HMI menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Mereka berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengurangi beban masyarakat di tengah meningkatnya biaya hidup.
“Kami akan terus menyuarakan kepentingan rakyat, karena ketika rakyat menjerit, maka kami pun wajib bersuara,” tegas salah satu perwakilan massa aksi.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Setelah menyampaikan aspirasi dan menyerahkan pernyataan sikap kepada DPRD, massa kemudian membubarkan diri secara damai.
HMI Blora Gelar Aksi Damai di DPRD, Sampaikan Empat Tuntutan Terkait Kenaikan BBM
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Blora ll buserindonews.com – Komisi D DPRD Kabupaten Blora melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring…

Blora ll buserindonews.com – Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah…

Blora ll buserindonews.com – Amblesan tanah di Dukuh Ngetrep, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora,…

Buserindonews.com Kabupaten Bogor, Andri Hadian Resresmi di tantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang)…

Kalsel || buserindonews. Com BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mengikuti peresmian 8…











