JEPARA || buserindonews.com– Suasana tenang di Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Kamis pagi (25/6/2026). Warga setempat digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos yang ditempatinya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Penemuan korban yang sudah tidak bernyawa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah penghuni kos dan masyarakat setempat berkumpul di lokasi setelah kabar duka tersebut menyebar dengan cepat.
Mendapatkan laporan dari warga, jajaran kepolisian dari Polres Jepara segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas kemudian memasang garis pengaman serta mengumpulkan sejumlah keterangan guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Andika, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri yang menyebabkan henti napas.
“Pihak kepolisian menerima laporan segera setelah kejadian diketahui warga. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat gantung diri hingga mengalami henti napas,” ungkap AKP Andika.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga telah meminta keterangan dari tiga orang saksi yang berada di sekitar lokasi guna melengkapi proses penyelidikan.
Lebih lanjut, AKP Andika menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah menerima hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh petugas. Hingga saat ini, kepolisian belum menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Kami telah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Sementara ini belum ditemukan indikasi tindak pidana dalam kejadian tersebut,” tambahnya.
Meski demikian, aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan seluruh fakta terkait kejadian tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar. Sementara itu, warga Pecangaan Kulon masih menyisakan rasa duka dan keprihatinan atas kejadian yang mengejutkan tersebut.
(AP)
















