Daerah  

Sedekah Bumi Desa Bringin Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Bersatu Rayakan Tradisi Leluhur

Jepara || buserindonews. Com – Tradisi Sedekah Bumi di Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Minggu, 2/8/26 berlangsung meriah, aman, dan lancar. Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi simbol rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus momentum mempererat persatuan dan kebersamaan warga.

Kegiatan tahunan yang telah menjadi warisan budaya tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah tamu undangan, termasuk Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Andang Wahyu Triyanto, S.E., M.M.

Kepala Desa Bringin, Sumardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, keselamatan, serta hasil bumi yang diberikan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Sedekah Bumi tahun ini berjalan dengan baik dan mendapat dukungan luar biasa dari seluruh masyarakat. Harapan kami tentu yang terbaik untuk Desa Bringin. Semoga persatuan dan kesatuan warga semakin kokoh, semangat gotong royong terus terjaga, perekonomian masyarakat semakin meningkat, serta Desa Bringin menjadi desa yang semakin maju, aman, rukun, dan sejahtera. Mari kita bersama-sama menjaga tradisi ini sebagai warisan budaya yang harus terus dilestarikan untuk generasi mendatang,” ujar Sumardi kepada awak media.

Dukungan terhadap pelestarian budaya juga disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Andang Wahyu Triyanto. Ia mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Bringin dalam menjaga tradisi yang dinilai memiliki nilai sosial dan budaya yang tinggi.

“Saya mengucapkan selamat atas pelaksanaan Sedekah Bumi di Desa Bringin, Kecamatan Batealit. Kegiatan ini sangat luar biasa karena menjadi forum silaturahmi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga seluruh warga Desa Bringin. Sedekah Bumi merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Semoga Desa Bringin semakin maju, berkembang, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. Selamat dan sukses untuk Desa Bringin. Maju terus Desa Bringin. Amin,” kata Andang.

Menurutnya, tradisi Sedekah Bumi memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjaga kelestarian budaya lokal, tetapi juga memperkuat persatuan masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Desa Bringin sekaligus panitia kegiatan, Aris Banyu, menilai keterlibatan generasi muda dalam penyelenggaraan festival dan karnaval menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.

“Harapan kami, melalui Festival dan Karnaval Sedekah Bumi ini, Desa Bringin akan terus menjadi desa yang terbaik, aman, guyub, rukun, dan masyarakatnya semakin kompak. Semoga potensi sumber daya alam yang dimiliki Desa Bringin dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga berharap tradisi ini terus dilaksanakan setiap tahun. Terima kasih kepada Pemerintah Desa Bringin yang telah memberikan ruang kepada para pemuda untuk ikut berkontribusi. Kepercayaan ini menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa, sehingga kami semakin termotivasi untuk menjaga budaya dan bersama-sama membangun Desa Bringin agar semakin maju,” ungkapnya.

Selain menjadi ungkapan syukur, Festival dan Karnaval Sedekah Bumi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.

Dengan terselenggaranya kegiatan secara tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan, Sedekah Bumi Desa Bringin kembali membuktikan bahwa tradisi leluhur tetap hidup dan mampu menjadi perekat persatuan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan desa di masa mendatang.

“AP”

Tinggalkan Balasan