PULAU BURUNG || Buserindonews.com- Kondisi toilet di Sekolah Dasar Negeri 023 Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau memprihatinkan. Fasilitas sanitasi itu kotor, berbau menyengat, dan dikeluhkan warga serta orang tua murid.
Pantauan di lapangan pada Rabu, 12 Agustus 2026, toilet siswa di sekolah tersebut dipenuhi kotoran. Bau tidak sedap tercium hingga ke luar ruangan.
“Ketika saya ke sekolah tersebut mau berhajat, rasanya tidak sanggup menghirup udara di dalamnya karena di dalam toilet berserakan kotoran,” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan.
Orang tua murid lain juga menyayangkan minimnya perhatian pihak sekolah.
“Kita semua tahu kesehatan itu sebagian dari iman. Seharusnya kepala sekolah wajib memberi perhatian. Toilet yang tidak bersih bisa jadi sumber penyakit karena rendahnya kepedulian,” katanya.
*Kepsek Sulit Dikonfirmasi*
Saat awak media mendatangi sekolah untuk meminta keterangan, Kepala Sekolah SDN 023 Pulau Burung, Hotmauli Manik, tidak berada di tempat. Menurut majelis guru, yang bersangkutan sedang dinas luar ke Tembilahan.
“Kepala sekolah tidak ada karena urusan keluar. Beliau ke Tembilahan. Silakan hubungi saja beliau,” kata salah seorang guru.
Upaya konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp kepada Hotmauli Manik juga tidak mendapat respons hingga berita ini diturunkan. Pesan yang dikirim wartawan dengan identitas jelas juga diabaikan.
*Tanggapan Disdik Inhil*
Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir melalui Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dedi Surahman, merespons singkat saat dikonfirmasi.
“Baik, terima kasih atas kerjasamanya,” ucap Dedi Surahman.
Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih menunggu penjelasan resmi dari pihak sekolah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan kode etik jurnalistik.
Kebersihan toilet di sekolah merupakan bagian penting dari program Sekolah Sehat. Minimnya perawatan fasilitas dasar ini dikhawatirkan berdampak pada kesehatan siswa dan kenyamanan proses belajar mengajar.
( Desmulyadi)
















