Buserindonews.com
BOGOR — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa bersamaan dengan kegiatan Car Free Day (CFD), Minggu (30/8/2026).

Kegiatan GPM Istimewa dilaksanakan secara bersamaan di dua lokasi, yakni Taman Pancakarsa Pemda Cibinong dan Pasar Petani Garuda, serta terbuka untuk masyarakat umum.
Kegiatan GPM dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Masyarakat yang hadir mengikuti CFD dapat sekaligus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau melalui kegiatan yang digelar DKP Kabupaten Bogor.

Dalam kegiatan tersebut, DKP Kabupaten Bogor menyiapkan sekitar 7,1 ton komoditas pangan yang didistribusikan di dua lokasi.
Adapun komoditas yang disediakan antara lain:
Beras premium: 1.700 kilogram (340 kemasan) .
Telur ayam ras: 700 kilogram.
Minyak goreng: 800 liter.
Gula pasir: 300 kilogram.
Daging ayam: 50 kilogram melalui Prima Freshmart.
Selain komoditas pangan tersebut, DKP Kabupaten Bogor juga menyediakan berbagai produk frozen food yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pelaksanaan GPM Istimewa mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari antrean di lokasi kegiatan yang telah disiapkan dan diatur oleh panitia agar pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Andri Hadian, mengatakan GPM merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendekatkan akses terhadap pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Dengan diadakannya GPM ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, GPM Istimewa ini kami hadirkan berbarengan dengan kegiatan Car Free Day, sehingga masyarakat yang datang untuk berolahraga dapat sekaligus berbelanja kebutuhan pangan sebelum pulang,” ujar Andri Hadian.
Menurut Andri, pelaksanaan GPM Istimewa menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan pangan serta memberikan kemudahan akses pangan kepada masyarakat.
Dengan digelarnya GPM bersamaan dengan CFD, masyarakat tidak hanya dapat berolahraga dan menikmati suasana akhir pekan, tetapi juga memiliki kesempatan memperoleh berbagai kebutuhan pangan yang tersedia di lokasi kegiatan.
GPM Istimewa di dua lokasi tersebut berlangsung hingga komoditas pangan yang disediakan habis atau selesai didistribusikan kepada masyarakat. (Ics/RED)
















