Pangandaran (BI) – Warga Padaherang Pangandaran, mengeluhkan tiang provider internet bermunculan di jalan kampung. Pasalnya, penanaman tiang ada di jalan raya dan dugaan belum mengantongi izin masyarakat sekitar, jaringan kabel fiber optik (FO) semrawut mengganggu akses jalan dan aktivitas pembangunan warga sekitar.
Saya hitung itu ada puluhan-an tiang provider baru. Di sepanjang Jalan Paledah Padaherang ,” ungkap salah seorang warga Baharuddin, kemarin (8/2/22). Dari puluhan tiang itu beberapa titik ada yg di pasang di jalan umum di antaranya berada di daerah Desa Maruyungsari.
Tidak diketahui siapa pemilik provider dan kapan tiang itu di pasang. Pihak provider tidak mensosialisasikan kepada warga terlebih dahulu.Tiang dipasang serampangan menumpuk dengan tiang lainnya. Padahal di lokasi yang sama juga terdapat tiang internet dari provider lain. Lebih dulu berizin dan merupakan program internet Pangandaran Pemkab Pangandaran.
Hal ini dinilai membahayakan lebih lagi pasang tiangnya ada di jalan raya. Sebab,pengguna jalan saja kecelakaan karna pada malam hari mungkin bisa saja tidak keliatan dan minim perawatan. Kabel-kabel jaringan internet kerap nglewer, jatuh ke bawah ke tanah. Hingga warga acapkali dibebani dengan perapian kabel tersebut. mengikat kabel dengan tali agar tidak bergelantungan ke bawah. ”Dikhawatirkan kalau ada anak yang belum paham, dibuat mainan itu kan berbahaya,” ujarnya.
Warga berharap, Pemkab Pangandaran melalui dinas terkait menindaklanjuti hal ini. Menata izin dan tata ruangnya. Sehingga kabel tidak semerawut, membahayakan. Tidak hanya tiang internet saja, tapi juga tiang reklame, promosi dan lain-lain hingga dalam satu area ada lima sampai enam tiang
Asep S
















