Majalengka || buserindonews.com – Pemerintahan Desa Babakan Kareo, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka Jawa Barat, di duga melakukan Mark up anggaran dalam pengadaan belanja ternak kambing melalui angggaran bantuan Dana Desa (DD) bagi ketahanan pangan dan hewan tahun anggaran 2022.
Menurut keterangan salah satu sumber menyebutkan,Bahwa Pemdes Babakan Kareo menyalurkan anggaran Dana Desa (DD) bagi ketahanan pangan dan hewan tahap ke dua yakni untuk pemberdayaan kelompok dengan cara memberikan bantuan kambing.
” Akan tetapi dalam pengadaan belanja kambing di duga pihak Pemdes Babakan Kareo Mark up anggaran ,dimana dalam RAB satu kambing itu dengan harga satuan Rp 3,000,000
Akan tetapi pihak Pemdes Babakan Kareo membeli kambing itu dengan harga satuanya Rp 1,500,000,”Ungkaoanya.
Terlihat juga kambing -kambing tersebut sangat kecil dan kurus, Sehingga terlihat tidak sehat.
” Selain itu Pemdes Babakann Kareo juga dalam membelanjakan SI di duga sudah menyalahi aturan.
Dimana dalam aturan sudah jelas bahwa pembelanjan barang matrial itu wajib ke salah satu toko bangunan yang ada di Desa setempat atau ke toko bangunan yang di salah satu wilayah Kecamatan sendiri.
Di sini jelas sudah salah Pemdes Babakan Kareo menyalahi aturan, Karena membelanjakan barang matrial ke salah satu toko bangunan yang ada di luar Kecamatan Rajagaluh, “Tandasnya
Sementara itu sketaris desa Jaenal Abdin saat di wawancara melalui sambungan telepon nya mengatakan,”saya tidak tahu menau tentang pembelanjaan desa coba tanyakan langsung kepada kepala desa kebetulan saat ini kepala desa sedang maen voli di lapangan desa, Kamis (19/8/2022).
Guna untuk meminta klarifikasi hal tersebut kami mencoba mengghubungi Kades Nanang melalui chat Whatsapp nya, Kades tidak sama sekali menjawab pertanyaan dari awak media dan kayak kades cuman membaca pertanyaan kami sebagai awak media karena di dalam chat Whatsapp tersebut muncul centang biru. (Red/Tim)
















