Buserindonews.com
Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melepas perwakilan BNPB yang menjadi Petugas dan Pembimbing Haji Indonesia (PPIH) tahun 2023 yang berjumlah 2 (dua) orang. PPIH tersebut yaitu Dejedin dari Biro SDM Umum dan Syekh Abdul Qodir dari Kedeputian Bidang Penanganan Darurat. Rabu 16/05/2023

Kepala BNPB memberikan pembekalan khusus agar wakil yang terpilih untuk berkonsentrasi melaksanakan tugas sesuai bidang masing-masing layanan dan tetap diiringi dengan doa-doa dalam momen ibadah haji bagi internal BNPB. ” Kalian fokus ya bertugas dan doakan pegawai-pegawai BNPB di tanah suci ” ujar Suharyanto diruang kerja Kepala BNPB lantai 10 Graha BNPB.
Kedua personil PPIH 2023 asal BNPB ditempatkan di bidang Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (PKP3JH) dengan dibagi lokasi penugasan Mekkah dan Madinah. Tugas bidang PKP3JH yaitu memberi pelayanan umum dan respon darurat dari titik pos lapangan.
Didampingi Plt Sestama, Kepala Biro Keuangan dan Direktur Mitigasi ketika menghadap Kepala BNPB, dua petugas PPIH asal BNPB merupakan hasil seleksi dari Kementerian Agama atas hasil penyaringan puluhan nama dari BNPB ketika dibuka pendaftaran Petugas Haji 2023. Keberangkatan PPIH dibagi menjadi dua gelombang, untuk yang pertama daerah kerja Madinah dan Bandara yaitu 20 Mei 2023 sedangkan gelombang dua untuk daerah kerja Mekkah yaitu 27 Mei 2023. Sebelum keberangkatan diawali karantina di asrama haji Pondok Gede Jakarta untuk pengurusan imigrasi dan arahan pelepasan Kementerian Agama.
Semua petugas PPIH 2023 mendapat pelatihan teknis selama sepuluh hari pada April lalu sebelum keberangkatan dan memberi pelayanan dan tema besar layanan haji tahun ini adalah Haji Ramah Lansia.(boby)















