PALEMBANG – Buserindonews.Com – Koordinator Whact Relation Off Corruption , WRC PAN-RI Sumsel ikut menyoroti dan meminta kejaksaan segera periksa Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Palembang Jaya di karenakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak wajar
dari Kacamata WRC PAN-RI Sumsel, penghasilan dari beberapa pasar yang ada di kota Palembang khusus nya yang di kelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Palembang Jaya setiap bulannya paling sedikit mencapai Rp. 1,2 Miliar, fantastis sekali bukan , ujar H Zainal Arifin Hulaf S,ip Selaku Koordinator Wilayah Sumsel WRC PAN-RI, Selasa (14/11/2023).
“lanjut H Zainal ,di nilai dari penghasilan nya setiap tahunnya paling tidak 12 miliar dan di kurangi biaya Gajih karyawan, masih bisa setor kepada PAD 6 Miliar pertahunnya, sangat sangat luar biasa,
Kalau setoran tidak mencapai Rp 200 juta, kita jadi tanda tanya ?? dikemanakan sisa PAD. dan ini juga jadi pertanyaan publik ,Kalaupun di habiskan untuk membayar Gajih karyawan tentunya tak akan menghabiskan uang sebanyak itu dan apakah orang yang tidak punya pekerjaan. pun mendapat kan gajih ?? tentu saja tidak,,
“menurut nya Terlalu besar gaji Dirut mencapai 50 juta Rupiah dalam perbulannya belum lagi gaji manager yang paling sedikit 15 juta perbulan sangat yang kerjanya hanya duduk -duduk saja,” bebernya,
Untuk itu, kami dari WRC PAN-RI memintak pihak Kejaksaan harus segera turun dan memeriksa Perumda Pasar Palembang Jaya patut di pertanyakan kemana saja PAD yang sudah bertahun-tahun dan setoran selalu minimal tidak pernah maksimal.
Rasanya tidak mungkin dari beberapa pasar yang ada di kota Palembang setoran di bawah dua ratus juta, dikalahkan oleh satu tempat hiburan. yang ada di kota palembang ini imbuh zainal,
“tambahnya Setoran kok bisa di bawah seratus juta, di kalahkan oleh setoran pajak gold dragon,”ucapnya.
dan kami berharap pihak terkait agar kiranya segera mungkin melakukan tindakan tegas untuk memeriksa langsung pihak pihak yamg terkait , tutupnya,
















