Daerah  

Ketua Ormas Laki Pertanyakan Dugaan Perpanjangan HGU PT.SWP Yang Diduga Simpang Siur

Beltim | Buserindonews – Ketua DPC Ormas LAKI beserta awak media Senin pagi ( 29/03/2021 ), datang berkunjung ke Komplek perkantoran PT. SWP ( Steelindo Wahana Perkasa), yang terletak di desa Mentawak, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur, guna menemui pimpinan PT.SWP tersebut.

Kedatangan tim yang bermaksud menemui pimpinan perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut, dalam rangka menanyakan tentang perpanjangan HGU PT.SWP yang diduga belum terealisasi, hingga saat ini. Apalagi beredar informasi tentang sepak terjang Koperasi Subur makmur, yang diduga sedang gencar gencarnya dalam membina masyarakat di berbagai desa di Beltim, untuk membuka lahan perkebunan kemitraan.

Sayangnya maksud dan tujuan tim, tidak kesampaian alias kandas, ketika sampai di pintu gerbang komplek perkantoran PT. SWP, yang di portal, Tim dihentikan oleh dua orang satpam , yang berjaga di pos pintu gerbang masuk.

Salah seorang satpam bernama D.I Pardede, yang biasa dipanggil Ucok, mempersilakan Tim, untuk memarkirkan mobil dipinggir jalan masuk, dan mengajak Tim untuk megobrol di belakang pos jaga tersebut, dan menanyakan apakah Tim sudah membuat janji untuk bertemu kepada pimpinan.

“ Pak Hadi (Pimpinan), tidak bisa ditemui kalau belum bikin janji bang, maklumlah sekarang situasi kondisinya kan sedang Pandemi, apalagi, disini baru baru ini banyak yang kena, jadi harap maaf lah bang, bukannya kita tidak kasih masuk, saya takut nanti saya dimarahi pimpinan” ujar Ucok, panjang lebar.

Ketika Tim meminta Ucok agar menghubungi pimpinan yang ia maksud, Ucok tetap berkilah tidak bisa, tanpa berusaha sama sekali untuk melakukan komunikasi ke atasannya dan hanya mengajak Tim untuk mengobrol ngalor ngidul saja.

Amat disayangkan, informasi yang diharapkan untuk didapat langsung dari pihak manajemen PT.SWP pun gagal didapat dan terkesan tertutup kepada media dan ormas yang mana sebagai kontrol sosial dan mengedukasi kepada masyarakat apa adanya.

Bambang sebagai Humas ketika di konfirmasi melalui sambungan seluler “Ya harap maklum lah ..Kondisi saat ini yg harus sesuai protokol ..” ( Sw / Red )

Tinggalkan Balasan