Muara Enim | buserindonewa–kegiatan Silaturrahmi dan Dialog Tokoh Agama di desa air talas yang diadakan oleh kepala desa gede arsana jumaat di masjid Alhiklas(7/05/2021)
Acara yang dibuka oleh camat Fredy pebriansy STP.MSI berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan dimana masing-masing perwakilan dari Agama Islam, Hindu, serta mengungkapkan pendapat mereka dalam hal bagaimana menyikapi perbedaan dan mengutamakan kebersamaan.
“Dalam agama Islam sangat menganjurkan kebersamaan dalam perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat saling menghormati, saling menyayangi dan saling memuliakan sebagai saudara,” Ujar predi. Sementara itu kepala desa gede arsana menambahkan agar kita sebagai Bangsa Indonesia harus saling menjaga kondusifitas tempat tinggal kita baik di daerah maupun di pusat agar tidak terjadi hal yang merugikan baik secara individu maupun bersama dengan cara menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama dengan keyakinan masing-masing dan tidak mengganggu keyakinan orang lain.
Bagi Agama perbedaan boleh ada tapi kebersamaan tetap dijamin adalah sesuatu yang indah sebagaimana diungkapkan oleh gede arsana sesuai dengan hukum kasih dalam ajaran dimana kita harus saling mengasihi satu sama lain jelas gede arsana,
perbedaan merupakan perwujudan dari hak asasi manusia. Disebutkan juga dalam menjalankan ibadah agar selalu mengedepankan kepentingan umum dan selalu menjaga ketertiban umum. Kerukunan umat beragama juga merupakan tanggung jawab semua agama bukan hanya satu agama saja.
Tidak jauh beda dengan agama Islam, Kristen dan Katholik, bagi agama Hindu, Buddha dan Kong Hu Chu sebagaimana disampaikan oleh Gede Arsana selaku perwakilan Agama Hindu, Dimana semua menyebutkan bahwa masing-masing mengakui perbedaan dan selalu mengutamakan kebersamaan dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia khususnya di desa air talas kab.muara Enim Sumsel,
Intinya adalah semua agama mengakui perbedaan dan selalu mengutamakan kebersamaan dan apabila ada kejadian negatif yang terjadi mengatasnamakan agama maka yang bersalah adalah oknumnya bukan agamanya karena semua agama selalu mengajarkan kebaikan untuk saling mengasihi, menyayangi, memuliakan satu sama lain dan dengan hal itu maka kehidupan bermasyarakat akan jauh lebih indah jelasnya.( Martinus )
















