Lurah Kebalen Firman Arief Sembada Mengelar Pembinaan Administrasi 

Buserindonews.com

Babelan, Buser Indonesia || Pemerintah Kelurahan Kebalen menggelar pembinaan Administrasi Kependudukan yang diikuti para ketua RW.ketua RT.dan pengurus posyandu di salah satu hotel di bilangan Harapan indah,Bekasi,Minggu (22/7/2024)

Dalam pembinaan tersebut menurut Lurah Kebalen, Kecamatan Babelan Firman Arief Sembada, dilakukan pelantikan dan pengukuhan Ketua Tim Tangguh dan anggotanya yang diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisne (BNPT), Perlindungan Anak dan Perempuan.

 

“Kebetulan hanya dua kelurahan yang ditunjuk sebagai Tim Tangguh yakni Kelurahan Kebalen dan Kelurahan Jatimulya,” ujar Firman Arief Sembada yang ditemui di Kelurahan saat Sosialisasi Lomba Kampung Bersih yang dihadiri PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan, Minggu (21/7/24) malam.

“Alhamdulillah, Bimbingan Teknis (Bimtek) nya sudah dilaksanakan oleh BNPT selama 3 hari di Jakarta, makanya dilakukan pelantikan dan pengukuhan,” tambah Firman.

Terkait administrasi kependudukan, Lurah Kebalen berujar, pihaknya menyadari dan memahami untuk seluruh elemen masyarakat yang ada di Kelurahan Kebalen bahwa administrasi kependudukan itu sangat penting, karena satu dan lain halnya itu sangat berkaitan.

Misalnya, anak lahir, kemudian anak mau sekolah, jaminan kesehatan atau BPJS dan lainnya,” tuturnya.

Selain itu, peningkatan administrasi dan lainnya untuk pengontrolan-pengontrolan berdasarkan administrasi. Contohnya: akte waris, pertanahan dan lain-lain.

“Makanya hal tersebut sangatlah penting. Satu data berlaku untuk administrasi yang lain-lain. Misalnya E KTP bisa terkoneksi dengan jaminan kesehatan, pendidikan dan termasuk sistem zonasi lebih ditekankan dari administrasi kependudukan tersebut,” ungkapnya.

 

 

Menurutnya, target dari pembinaan RT RW serta Posyandu terkait administrasi kependudukan tersebut yakni adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap produk administrasi kependudukan tersebut.

“Warga Daerah Khusus Jakarta (DKJ) memiliki keleluasaan dengan adanya surat rekomendasi dari Pemprov DKJ, bisa mengajukan melalui RT RW nya untuk merubah dan masuk ke dalam administrasi kependudukan di Kabupaten Bekasi,” bebernya.

 

“Ini harus segera, karena administrasi kependudukan itu sangatlah penting. Kalau tidak disegerakan, maka yang rugi masyarakat itu sendiri,” kata Firman Arief Sembada.

Disinggung apakah ada batas waktu untuk warga DKJ untuk merubah data administrasi kependudukan ke wilayah Kabupaten Bekasi, menurut Firman, nanti akan dilihat aturan dan mekanismenya.(boby/red)

Tinggalkan Balasan