Buserindonews.Com ~ Prabumulih ~ Patih Galung ~ Gerak Cepat Personil Koramil 404-02/Prabumulih Jajaran Kodim 0404/Muara Enim, Serka Dea Aghesta, bersama Bhabinkamtibmas’, Aiptu Redi Junison, monitor puluhan masyarakat Yang datangi SPBU Patih Galung karena Beberapa kendaraan bermotor Roda Dua milik warga sekitar mengalami Mogok usai isi BBM Jenis Pertalite Di SPBU Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih Selasa (13/8/2024)

Beberapa kendaran roda dua mengalami mati mesin atau mogok usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite di SPBU Patih Galung. Penyebabnya diduga bahan bakar yang dialiri ke tangki para pengendara sudah tercampur air.
Kejadian apes tersebut dialami salah satu pengendara motor Warga sekitar kelurahan Patih Galung, Dia mengaku motornya mogok ketika menempuh perjalan kurang dari 1 kilometer (km) usai mengisi bensin di SPBU tersebut.
“Hasilnya kek gini (nunjukin botol yang berisi campuran bensin dan air), pas dibuka rotaknya (pompa bensin),pas dicek ada airnya,” kata Warga di lokasi kepada wartawan.
Usai mengetahui adanya kejanggalan tersebut dia kembali ke SPBU untuk meminta pertanggungjawaban. Menurutnya pihak SPBU akan memberikan kompensasi berupa uang pengganti dengan menunjukan bukti dari bengkel tempat Warga masyarakat melakukan perbaikan kendaraannya.
“Kalau saya ada (dikasih tanggung jawab). Jadi penyelesaiannya nanti kalau sudah selesai dari bengkel kita ke beliau (pihak SPBU). (datang ke) mereka untuk pembayaran,” katanya di lokasi kejadian,

Sementara itu ‘ Serka Dea Aghesta, Saat Di mintai keterangan Oleh Awak Media mengatakan, kehadirannya di Lokasi adalah bentuk tanggung jawab sebagai Babinsa di wilayah tersebut,
TNI dan Polri merupakan aparat keamanan yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, keduanya memiliki tugas dan fungsi yang berbeda.
TNI bertugas untuk menjaga pertahanan dan keamanan negara, sedangkan Polri bertugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam perjalanannya ada keharmonisan dan juga satu tujuan yang sama untuk menjaga kondisi serta keamanan masyarakat yang baik maka terbentuklah Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara TNI dan Polri dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini penting untuk menciptakan situasi yang kondusif di masyarakat.
Siapapun juga pasti mengenal Babinsa dan Bhabinkamtibmas karena mereka bertugas sangat dekat dengan masyarakat dan juga kerap kali menyapa dan jika dibutuhkan bantuannya selalu siap dan sigap untuk membantu masyarakat disetiap kesempatan dan waktu.
Babinsa merupakan singkatan dari Bintara Pembina Desa. Ditugaskan dari Koramil TNI AD, Tugas pokok Babinsa adalah sebagai aparat kewilayahan yang bertugas membina desa binaan. Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Babinsa berfungsi antara lain pembinaan teritorial, yaitu membina potensi wilayah, kekuatan pertahanan desa, dan ketahanan masyarakat desa.
Kemudian pembinaan kesadaran bela negara, yaitu dengan melakukan pembinaan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat desa dalam menghadapi ancaman dan gangguan keamanan.
Selain itu juga pembinaan kesejahteraan masyarakat, yaitu membina dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Selain itu juga ada Bhabinkamtibmas yang merupakan singkatan dari Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Ditugaskan dari Polsek setempat yang memiliki tugas pokok sebagai aparat kewilayahan yang wajib membina keamanan dan ketertiban masyarakat. Pungkas Serka Dea Aghesta,
Sumber Kegiatan Bintara Pembina Desa Koramil 404-02/Prabumulih Kodim 0404/Muara Enim Korem 044/Gapo
Penulis Editor Pewarta Sumsel















