PT.Pamapersada Distrik Aria Adakan Pelatihan Tanggap Darurat untuk Masyarakat

Tanah Bumbu KALSEL || buserindonews.com, PT.Pamapersada Nusantara Distrik ARIA melalui Corporate Social Responsibility (CSR) kembali melaksanakan salah satu program implementasi pada pilar Pendidikan yaitu Emergency Response Training. Rabu (12/10/2022).

Emergency Response Training (ERT) ini adalah kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiap siagaan dalam menghadapi keadaan darurat yang bisa terjadi. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 orang dari masyarakat dengan pelaksanaan kegiatan selama 6 jam yang dimana pelaksanaan dari pembukaan hingga praktek dilaksanakan di Desa Sumberjaya kintab.

Dalam sambutannya Eko Prasetio perwakilan Manajemen PAMA Aria, Kepada Media menyampaikan “Saya berterimakasih kepada tim CSR dan tim ERT SHE karena adanya kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi di Desa Sumberjaya. Juga banyaknya kejadian bencana alam ditahun ini, diharapkan dengan adanya pelatihan ini masyarakat dapat selalu siap siaga dan antisipasi dalam menghadapi bencana baik itu bencana alam maupun kebakaran. Agenda nanti akan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan praktek metode penggunaan APAR yang benar“ ungkapnya.

Dalam pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Aparatur Desa Sumber Jaya dan juga Perwakilan Manajemen PT Arutmin Indonesia tambang kintap yaitu Bapak Muslim.

Dalam kesempatan itu pula Bapak Muslim menyampaikan bahwa “saya ucapkan” terimakasih sebesar-besarnya kepada PT.PAMA yang tetap konsisten memberikan program program positif kepada masyarakat , yang tentunya ini juga termasuk program bersama PPM tambang Kintap. Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadi bekal bagi masyarakat khususnya untuk menanggapi hakl-hal yang sifatnya darurat dengan tenang” ucap Muslim.

Dalam kegiatan yang diadakan pihak PT.PAMA Distrik Aria, ada beberapa Agenda seperti simbolis penyerahan Baju Peserta kemudian yang diteruskan dengan penyampaian materi dari tim ERT-SHE Pama ARIA kepada para peserta.

Sebelum materi diberikan para peserta diberikan waktu 20 menit untuk menjawab soal pre test mengenai Emergency Response guna mengetahui pemahaman dasar peserta. Materi yang disampaikan mengenai Pelatihan Penanggulan Gawat Darurat (PPGD), Pelatihan Dasar Penanggulangan Kebakaran (Basic Fire) dan first aid dan disesi terakhir diadakan percobaan lapangan dan praktek secara langsung.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan, penyelamatan, serta dapat menghadapi situasi darurat yang tidak bisa diprediksi ke depannya dan dapat diterapkan dilingkungan Masyarakat.

( Edy : BUSER INDONESIA )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *