Pemasangan Pondasi ada yang memakai bekas tembok juga pemasangannya tidak rapi
Purwakarta || BI – Dari hasil konfirmasi awak media keberapa desa yang ada di wilayah kabupaten Purwakarta, kucuran dan yang digelontorkan pemerintah pusat, diduga mekanisme nya tidak dilakukan sebagaimana mestinya.
Salah satunya hasil konfirmasi kami, 26/03, kepada pengurus desa Sirnamanah Darangdan Purwakarta yang menjabat sebagai sekdes ( Dadang )dan juga kepada dusun satu (Ahmad ) yang menurut pengakuannya ia dijadikan sebagai ketua TPK, untuk pembangunan TPT di RT.06/03′ yang panjang dan lebarnya setelah dicek dilapangan diduga tidak sesuai dengan apa yang disampaikan saat kami konfirmasi, proses pembentukannya pun sangat Janggal tanpa melalui seleksi, apalagi ada beberapa yang menjadi perangkat desa dijadikan pengurus TPK baik untuk jabatan ketua sekretaris maupun bendahara dan seksi seksinya. yang lebih patah lagi sampai ada pengurus yang diduga ditunjuk langsung oleh oknum kades. Terkait papan informasi pun tidak terlihat terpasang dilokasi.
Begitu juga dalam menentukan pembagian sarna prasarana seharusnya setiap wilayah dari setiap dusun mengajukan sarana yang menjadi skala prioritas dimana pemanfaatannya yang lebih diutamakan, (Musdus), setelah itu setiap ajuan Dari tiap dusun dikompetisikan kembali di tingkat desa,(musdes).
Yang lebih miris tim pengelola kegiatan tidak diberikan kewenangan sebagaimana mestinya contoh bendahara TPK seharusnya yang memegang dana kegiatan, tidak memegang nya, setelah ditelusuri ternyata seperti ada dugaan yang memegang keuangan dipegang oleh kadesnya, ada yang oleh sekdes juga dipegang oleh bendahara desa.
Yang lebih mencengangkan lagi pelaksanaan kegiatan diduga pembangunan tidak sesuai, baik dari volumenya, yang jelas kualitas dan kuantitas tidak sesuai sebagaimana mestinya., termasuk kerapihan nya pun tidak karuan alias alias asal jadi. Bagaimana mau bertahan lama bangunan tersebut kalo pekerjaannya sperti itu.
Sebenarnya pada umumnya masyarakat banyak yang kecewa terkait pekerjaan tersebut. Mohon pihak pihak terkait agar melek atas yang terjadi sebenarnya dilapangan komponen lainnya seperti LPM Bamusdes seperti tidak dilibatkan sesuai fungsinya (Tim) bersambung ke edisi berikutnya…..