Mandi Kembang Tradisi Naik Pangkat Dijalani 26 Personel Polres Purwakarta.

Mandi Kembang Tradisi Naik Pangkat Dijalani 26 Personel Polres Purwakarta. 

Purwakarta – Sebanyak 26 personel Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat, yang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya menjalani tradisi di lapangan apel Mapolres Purwakarta, Senin (3/6/2023).

Tradisi kenaikan pangkat tersebut berupa mandi kembang atau siram badan yang dilakukan Kapolres Purwakarta, Edwar Zulkarnain dilanjutkan dengan Wakapolres dan para perwira Polres Purwakarta.

Tradisi siraman ini diawali Kasat Reskrim Teguh Kumara dari Iptu ke AKP dilanjutkan dengan personel lainnya ada IPTU ke AKP, AIPDA ke AIPTU, BRIPKA ke AIPDA, Brigadir ke Bripka, dan Bripda ke Briptu.

Disampaikan Kapolres, terlaksananya kegiatan upacara kenaikan pangkat personel Polri, seluruh anggota yang naik pangkat harus tetap menjaga nama baik institusi Polri dalam berdinas dan kehidupan sehari-hari,” harapnya.

“Karena kenaikan pangkat ini menjadi salah satu reward atas dedikasi personel Polri selama melaksanakan dinas di institusi Polri ini dan dengan perubahan pangkat lama ke pangkat baru agar anggota Polri tetap amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri,” jelas Kapolres.

Kenaikan pangkat ini akumulasi prestasi, kredibilitas, integritas, loyalitas disesuaikan dengan kebutuhan organisasi,”kata Edwar.

‘’Kenaikan pangkat yang saudara terima tentunya merupakan suatu kebanggaan tersendiri serta menjadi kehormatan dalam meniti karier dilingkungan Polri . Karena itu, kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi diberikan organisasi kepada personel Polri yang dinilai layak mendapatkan penghargaan,’’ ucap Edwar.

Seluruh personel Polri terus meningkatkan kemampuan personal dalam melaksanakan tugas di lapangan dan menjadi motivasi kepada anggota lainnya serta hindari pelanggaran sekecil apapun,”pintanya.

‘’Harapannya, personel Polres Purwakarta dapat memberikan pelayanan yang prima, profesional, berbudaya, bermoral dan mewujudkan pelayanan publik,’’ pesan Edwar Zulkarnain.

Laela/Saepul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *