Banjarnegara || buserindonews.com – Kenakalan remaja saat ini sungguh memprihatinkan semua pihak,hal tersebut menjadi perhatuan Polsek Susukan dan pihak SMPN 1 Susukan.
Demi menjaga masa depan anak anak di adakan kegiatan sosialisasi pemahaman tentang kenakalan remaja 12/03/2020.
Tampak dalam kegiatan tersebut di hadiri pihak Polsek Susukan,dewan guru serta para murid, acara dimulai pukul 08: 30 wib dengan di awali dengan berdoa.
Aiptu Musolikkh mewakili Kapolsek memaparkan ” Kenakalan remaja (juvenile delinquency) adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak ke dewasa.
Kenakalan Remaja merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh suatu bentuk pengabaian sosial yang pada akhirnya menyebabkan perilaku menyimpang.
Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma dalam masyarakat, pelanggaran status, maupun pelanggaran terhadap hukum pidana. Pelanggaran status seperti halnya kabur dari rumah, membolos sekolah, merokok, minum minuman keras, balap liar, dan lain sebagainya.
Pelanggaran status ini biasanya tidak tercatat secara kuantitas karena bukan termasuk pelanggaran hukum. Sedangkan yang disebut perilaku menyimpang terhadap norma antara lain seks pranikah di kalangan remaja, aborsi, dan lain sebagainya.
Lanjutnya ” Bagaimana cara mencegah kenakalan remaja kita sebagai orang tua dan tenaga pendidik wajib dan harus bisa,
Membangun hubungan yang baik dengan anak.
Membuat peraturan dan ekspektasi yang jelas.
Tambah pengetahuan dan pemahaman mengenai perkembangan remaja.
Lanjutnya” Jadilah orang tua yang suportif dan selalu ada bagi anak remaja anda sebab anak akan selalu butuh orang tua untuk menceritakan kehidupannya,tidak lupa kita harus menjadi panutan yang baik dan terakhir ajarkan tanggung jawab ujar Kanit Binmas.
Rojat Spd selaku kepala sekolah mengucapkan terimakasih atas saran dan motivasi dari pihak kepolisian,mudah mudahan dengan adanya pembinaan ini akan merubah perilaku yang tadinya kurang bagus menjadi bagus dan semoga menjadi lebih baik lagi pungkasnya. ( Rudolf )
















