Prestasi Gemilang MAN 2 Majalengka di Ajang OMI Sains dan Robotik 2025

Majalengka ||buserindonews.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Majalengka kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam dua ajang bergengsi Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2025, yakni Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Sains dan Madrasah Robotic Competition (MRC), peserta didik MAN 2 Majalengka berhasil menorehkan capaian luar biasa.

Pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025, yang diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI, MAN 2 Majalengka berhasil meloloskan peserta didiknya ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Mereka menjadi perwakilan Kabupaten Majalengka dalam bidang Kimia yaitu atas nama Anisa Pratiwi, bidang Geografi atas nama M. Nicholas, dan bidang Ekonomi atas nama Syirin Rania Putri setelah menjuarai seleksi tingkat kabupaten/kota.

OMI Bidang Sains 2025 diikuti oleh 204.222 peserta dari berbagai jenjang, terdiri atas 194.610 siswa madrasah dan 9.612 siswa sekolah umum binaan Kemendikdasmen. Ajang ini bertujuan mengembangkan minat dan bakat peserta didik di bidang sains melalui sistem Computer Based Test (CBT) yang dilaksanakan mulai dari tingkat madrasah, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.

Kasubdit Kesiswaan KSKK Madrasah, Solla Taufiq, menyampaikan bahwa pelaksanaan OMI tahun ini berjalan dengan baik dan penuh persiapan. “OMI menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat ilmiah serta mengasah kemampuan berpikir kritis peserta didik madrasah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, prestasi membanggakan juga datang dari Tim Robotik MAN 2 Majalengka yang berhasil masuk 25 besar nasional dalam Madrasah Robotic Competition (MRC) 2025 kategori Robot Karya Inovasi.

Kompetisi bertema “Robotic Technology for a Green Future” ini menantang siswa madrasah untuk menampilkan karya robotik inovatif yang mendukung kelestarian lingkungan. Tim MAN 2 Majalengka mengusung karya berjudul “Penerapan Teknologi Robot dan AI untuk Meminimalkan Pestisida dalam Budidaya Padi di Majalengka” dengan Tim terdiri dari Gilang Maulana dan Satrio Purnama.

Karya ini menjadi bukti semangat dan kreativitas generasi madrasah dalam menghadirkan solusi teknologi yang ramah lingkungan, sekaligus wujud nyata penerapan nilai Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) yang berlandaskan kepedulian sosial dan ekologi.

Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khadijah, menegaskan bahwa kompetisi MRC bukan sekadar lomba, melainkan laboratorium inovasi bagi siswa madrasah. “Melalui MRC 2025, kita ingin menumbuhkan generasi madrasah yang unggul dalam sains dan teknologi, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Dengan capaian ini, MAN 2 Majalengka terus menunjukkan kiprahnya sebagai madrasah unggulan yang berkomitmen mengembangkan potensi akademik dan inovasi peserta didik di bidang sains dan teknologi.

Selamat kepada para juara OMI dan tim robotik MAN 2 Majalengka!
Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus berinovasi dan berprestasi demi kemajuan bangsa. ( Kontributor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *