Program pembinaan karakter  Barak Militer SMKN 1 Buahdua untuk membentuk mengisiplinkan anak.

Sumedang ||BI Pembinaan karakter dapat diterapkan di berbagai lingkungan, seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat.acara kegiatan tersebut di laksanakan di tempat dan yang mengikuti latihan tersebut di kirim sekitar 75 siswa kelas X dan kelas X1

Ada berbagai metode yang dapat digunakan dalam pembinaan karakter, seperti memberikan contoh, mengajarkan nilai-nilai, menciptakan kegiatan yang melibatkan siswa, dan memberikan bimbingan yang konsisten.

 

Program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa program barak militer untuk remaja bermasalah ini bertujuan membentuk karakter disiplin, mandiri, serta mengembalikan jati diri remaja sebagai generasi penerus bangsa dan untuk bisa konsisten dalam pembentukan karakter setelah lulus sekolah dan jenjang untuk kinerja dan kerja kedepannya.

Tambah Wakasek Taufik Ridwan ,SPd sebagai pelaksana “sekaligus yg mewakili kepala sekolah ,akibat maraknya perilaku brutal hingga tindak kriminal di kalangan remaja menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua dan negara.

“Kita tidak boleh kehilangan satu generasi yang seharusnya memiliki sifat luhur sebagai manusia Indonesia,”

Maka dengan adanya Pembinaan karakter siswa dengan proses pembentukan dan pengembangan karakter, yang mencakup aspek-aspek seperti perilaku, sikap, dan nilai-nilai seseorang.

Program barak militer ini juga pembinaan karakter dengan mengedepankan pendekatan pendidikan berbasis kedisiplinan, bukan militerisasi perang. Kegiatan dalam program ini meliputi olahraga, kesenian, pengembangan minat dan bakat, serta pembiasaan pola hidup sehat, mulai dari keteraturan makan, minum, hingga menjauhkan peserta dari rokok dan obat-obatan terlarang” Ujarnya.

Program barak militer ini mengedepankan pendekatan pendidikan berbasis kedisiplinan, bukan militerisasi perang. Kegiatan dalam program ini meliputi olahraga, kesenian, pengembangan minat dan bakat, serta pembiasaan pola hidup sehat, mulai dari keteraturan makan, minum, hingga menjauhkan peserta dari rokok dan obat-obatan terlarang.

Program ini menekankan keikutsertaan anak-anak dalam program ini harus mendapat persetujuan orang tua, mengingat mereka masih berada di bawah perwalian.

Selain itu, peserta tetap mempertahankan statusnya sebagai siswa di sekolah asal dan mengikuti kegiatan belajar-mengajar di lokasi barak militer.

Ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama untuk menyelamatkan anak-anak dari ancaman pergaulan bebas, penggunaan gawai yang tidak sehat, serta kekurangan gizi akibat pola makan yang tidak teratur,” lanjutnya.

Pemda provinsi Jabar berharap, melalui program ini, generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang kokoh, kuat, dan hebat, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Pembinaan karakter tersebut untuk menciptakan individu yang memiliki nilai-nilai positif, seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, kerjasama, dan kepedulian terhadap sesama.

Harapannya supaya memiliki manfaat yang signifikan bagi individu dan masyarakat, seperti meningkatkan kualitas hidup, membangun hubungan yang positif, dan menciptakan masyarakat yang lebih harmonis.

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di curug ciputra wangi narimbang kecamatan conggeang Sumedang.ika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *