Majalengka || buserindonews.com – Bupati Majalengka H. Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan terus melakukan inovasi dan kolaborasi untuk kemajuan Majalengka. Melalui Program GERCEP (Gerakan Responsif Cepat Tanggap), salah satu program unggulan 100 hari untuk rehab sekolah, Bupati Majalengka memulai rehabilitasi ruang kelas SDN 3 Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran dan roboh pada bulan Februari 2025.
Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengatakan bahwa pendidikan adalah prioritas utama. “Ketika terjadi musibah seperti ini, pemerintah harus hadir dan bergerak cepat. Melalui GERCEP, kami pastikan siswa-siswi dapat kembali belajar dalam ruang kelas yang aman dan layak,” ujar Bupati dalam sambutan saat peletakan batu pertama rehabilitasi.
Rehabilitasi ini mencakup pembangunan ulang ruang kelas yang terbakar, perbaikan sarana prasarana penunjang, serta peningkatan standar keamanan bangunan sekolah yang berkolaborasi bersama PT. Astra Infra Tol Road Cipali dan Penerbit Erlangga. Program ini ditargetkan rampung dalam waktu 29 hari dengan melibatkan masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Umar Ma’ruf, menjelaskan bahwa sesuai kebijakan Bupati, pada DPA Dinas Pendidikan tahun 2025 telah dianggarkan untuk rehab 5 ruang kelas sebesar Rp.500 juta. “Berkat program GERCEP yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati dengan berkolaborasi pihak swasta melalui CSR, maka pelaksanaan rehabilitasi sekolah SDN Bongas Kulon yang pekerjaanya dilakukan oleh Pokmas secara swakelola diharapkan menghasilkan pekerjaan yang sae dan kualitas bangunan baik,” tutur Kadisdik. ( Totong )
















