Daerah  

Jaga Iklim Media yang Sehat, LBH Garuda Kencana Siap Kawal Program Kamtibmas Polres Jepara

Jepara ||buserindonews.com – ​Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukanlah sebuah warisan yang datang dengan sendirinya, melainkan hasil ikhtiar bersama antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

Prinsip inilah yang ditekankan oleh Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto saat menerima kunjungan silaturahmi dari LBH Garuda Kencana Indonesia Kabupaten Jepara di ruang kerjanya, Jumat (8/5/2026).

​Kegiatan yang bertajuk ‘Sabuk Kamtibmas’ ini dihadiri langsung oleh Ketua LBH Garuda Kencana Indonesia Kabupaten Jepara Sofyan Hadi beserta jajaran pengurus, dengan didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Jepara Iptu Iwan Kusnandar.

​Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Hadi menegaskan komitmen LBH Garuda Kencana sebagai mitra strategis Polres Jepara dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Ia menyoroti beberapa isu krusial di Jepara, mulai dari pendampingan hukum bagi petani dan nelayan, permasalahan di Karimunjawa, hingga tingginya angka perceraian dan kekerasan seksual.

​”Kami fokus pada penerapan Restorative Justice (RJ) khususnya untuk perkara pidana ringan. Sebagai putra daerah, kami siap bersinergi dan menerima arahan dari Polres Jepara untuk memastikan keadilan bagi masyarakat kecil,” ujarnya.

Sofyan Hadi juga menyayangkan kondisi media online saat ini yang kerap menyajikan opini tidak berimbang, sehingga memerlukan kolaborasi antara aparat hukum dan organisasi sipil untuk meluruskan informasi di tengah masyarakat.

​Menanggapi hal tersebut, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menyambut hangat inisiatif LBH Garuda Kencana. Beliau menekankan bahwa sanksi pidana sedapat mungkin menjadi langkah terakhir (ultimum remedium) dalam penyelesaian masalah sosial.

​“Saya ingin kita melakukan kerja nyata yang menyentuh masyarakat. Perbanyak komunikasi melalui fungsi Intelkam dan Binmas, terutama dalam melakukan pencegahan kekerasan seksual. Keamanan adalah tanggung jawab kolektif yang harus kita usahakan bersama,” tegasnya.

​Lebih lanjut, Kapolres menyatakan sikap terbukanya terhadap kritik dan masukan dari pihak eksternal sebagai bahan evaluasi kinerja institusinya.

​”Silakan kritik kami sebagai bentuk kontrol sosial. Saya sangat terbuka dengan saran perbaikan. Jika ada hal yang tidak sesuai, akan kami perbaiki demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Jepara,” tambahnya.

​Pertemuan yang berlangsung hangat selama hampir satu jam ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Kartini.

Melalui pendekatan proaktif dan kolaboratif dengan koalisi masyarakat sipil, Polres Jepara optimis mampu menciptakan ruang publik yang aman, adil, dan harmonis sekaligus mempertegas sinergitas Polri dengan instrumen hukum masyarakat sipil di Kabupaten Jepara.

​AGS

Tinggalkan Balasan