Kota Banjar || buserindonews.com – Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, membuka Gebyar Pendidikan Non Formal (PNF) untuk menuntaskan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui inovasi PAKADES TERPADU (Pendidikan Kesetaraan Desa Terpadu) tingkat Kota Banjar tahun 2025. Berdasarkan data tahun 2025, terdapat 1.772 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Banjar.
PAKADES TERPADU merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat, dan Kepala Desa/Kelurahan untuk mendata anak usia sekolah yang tidak mengikuti pendidikan formal di sekolah, putus sekolah, atau tidak melanjutkan pendidikan. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi ATS di level formal dan non-formal.
Wali Kota Banjar menegaskan bahwa masalah anak tidak sekolah merupakan tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Pemerintah Kota Banjar berkomitmen untuk menurunkan angka ATS dan memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Wali Kota berharap bahwa melalui kegiatan ini, akan muncul ide-ide kreatif, komitmen bersama, serta aksi nyata dalam mengembalikan anak-anak ke bangku sekolah. Upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan komitmen menuntaskan Anak Tidak Sekolah oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, Forkopimda Kota Banjar, Sekretaris Daerah Kota Banjar, serta Camat se-Kota Banjar.
















