Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Jalan Rusak, Drainase Tersumbat, dan Penumpukan Sampah

Buserindonews.com

BEKASI, Buser Indonesia — Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyoroti tiga permasalahan utama yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, yakni jalan rusak, drainase tersumbat, dan penumpukan sampah yang belum tertangani secara optimal.

“Masalah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” ujar Ade Sukron, Kamis (5/2/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Jalan Rusak, Drainase Tersumbat, dan Penumpukan Sampah

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil monitoring di lapangan, ditemukan sejumlah titik jalan umum yang rusak serta saluran drainase yang tidak berfungsi optimal di beberapa kecamatan. Di antaranya berada di wilayah Kecamatan Babelan dan Kecamatan Tarumajaya.

 

Menurutnya, persoalan infrastruktur tersebut diperparah dengan tumpukan sampah di aliran kali maupun di bahu jalan, sehingga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, termasuk banjir.

 

“Salah satu isu utama yang banyak disampaikan masyarakat adalah meningkatnya volume sampah setiap hari. Contohnya penyumbatan saluran pembuang di BUT 8 Kali Kopeng, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan,” jelasnya.

 

Ade Sukron menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah (eksekutif) dan DPRD (legislatif) dalam mewujudkan Kabupaten Bekasi yang maju, bangkit, dan sejahtera.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini DPRD masih menerima banyak laporan warga terkait berbagai persoalan lingkungan, termasuk masalah banjir yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, khususnya di Kecamatan Babelan dan Tarumajaya.

 

“Dengan kondisi seperti ini, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat diperlukan,” tandasnya.

(Bobi/Icun Sanjaya)

 

Tinggalkan Balasan