Buserindonews.com
CIBINONG, Buser Indonesia— Peringatan malam Nuzulul Qur’an tingkat Kabupaten Bogor yang digelar di Masjid Agung Baitul Faizin, Cibinong, berlangsung khidmat pada Sabtu malam (7/3/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi (Jaro Ade), Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kajari Kabupaten Bogor, Ketua MUI Kabupaten Bogor, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
“Nuzulul Qur’an menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali kepada petunjuk Allah SWT. Saya mengajak masyarakat Kabupaten Bogor tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rudy.
Menurutnya, pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an sangat penting dalam membangun Kabupaten Bogor yang berkeadaban, memperkuat ukhuwah serta menjaga harmonisasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut juga diisi dengan ceramah agama dari dai kondang, pembacaan shalawat, serta doa bersama untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Bogor.
Rudy menyebutkan, antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut sangat tinggi. Ribuan warga mengikuti acara hingga selesai sekitar pukul 00.00 WIB.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Bogor juga mengimbau masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman untuk melaporkan kepada RT dan RW setempat agar keamanan lingkungan tetap terjaga.
“Kami akan meningkatkan patroli di tingkat kabupaten, kecamatan hingga lingkungan. Sehingga masyarakat yang mudik dapat meninggalkan rumahnya dengan aman,” jelasnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah mengeluarkan surat edaran yang melarang penggunaan kendaraan dinas berpelat merah untuk kepentingan mudik.
“Kami mengimbau seluruh ASN tidak menggunakan fasilitas negara untuk mudik,” tegas Rudy. (Ics)
















