Buserindonews.com
BEKASI, Buser Indonesia — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan olah raga layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Kabupaten Bekasi, Subakti, menemui Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi untuk menyampaikan aspirasi terkait anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi yang disebut belum terealisasi.
Dalam keterangannya, Subakti mengaku telah menghadap Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, guna menyampaikan keluhan dari sejumlah cabang olahraga (cabor) terkait belum cairnya anggaran periode 2025–2026.
“Siang ini saya menghadap Plt Bupati Kabupaten Bekasi untuk menyampaikan aspirasi dari cabor, khususnya terkait anggaran KONI yang hingga saat ini disebut belum cair,” ujar Subakti.
Ia menambahkan, keterlambatan pencairan anggaran tersebut dinilai berdampak pada proses pembinaan atlet menjelang Porprov Jabar 2026. Menurutnya, kondisi ini berpotensi menghambat peningkatan prestasi, bahkan disebut memicu dinamika internal antara atlet dan pelatih.
Lebih lanjut, Subakti juga menyampaikan surat permohonan kepada Plt Bupati Bekasi yang berisi beberapa poin usulan terkait kebutuhan anggaran, di antaranya:
1. Anggaran pembinaan khusus (Binsus)
2. Dana operasional (DOP)
3. Uang saku bulanan atlet dan pelatih
4. Anggaran training center (TC) Porprov Jabar 2026
Dalam surat tersebut, ia memohon perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar anggaran tersebut dapat segera direalisasikan guna mendukung kesiapan atlet menghadapi Porprov.
Subakti juga menyampaikan bahwa aspirasi serupa disebut banyak disuarakan oleh pelatih dan pengurus cabang olahraga lainnya. Ia mengaku berinisiatif untuk mewakili rekan-rekannya dalam menyampaikan langsung hal tersebut kepada pemerintah daerah.
Terkait pertemuan tersebut, Subakti menyebut dirinya diterima dengan baik oleh Plt Bupati Bekasi. Ia mengatakan, Plt Bupati disebut memberikan apresiasi atas penyampaian aspirasi tersebut dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya.
Sementara itu, Subakti menegaskan bahwa pihaknya tetap berupaya menjalankan program pembinaan atlet jelang Porprov Jabar 2026. Ia juga menyampaikan bahwa ke depan diperlukan evaluasi, langkah selanjut nya perlu di revisi struktur kepengurusan termasuk kemungkinan penataan ulang kepengurusan KONI Kab. Bekasi untuk selamatkan cabor cabor, dan meningkatkan efektivitas pembinaan olahraga di Kabupaten Bekasi. (Ics/red)















