Kuningan || buserindonesw.com – Warga Kuningan khususnya di wilayah kecamatan darma baru baru ini di bikin heboh dengan adanya dugaan penganiayaan oleh oknum guru dan tak pantas di tiru oleh kaum pendidik.
Informasi tak pantas tersebut ialah beredar kabar bahwa oknum Guru SMA Negeri 1 Darma Iwn yang menjabat sebagai Guru Biologi diduga kuat telah melakukan penganiayaan kepada satu anak didiknya dengan cara ditampar menggunakan satu tangan tepat ke pipi kanan yang cukup lumayan keras yang berakibat satu siswa pipinya merasa sakit bahkan saking kerasnya tamparan diduga dari satu siswa tersebut sampai merasa pusing kepala sampai lama dan ada juga yang giginya sampai goyang goyang hampir copot.

Awal permasalahan ini terkuak, berdasarkan informasi dari salah satu orang tua dan siswa juga beberapa sumber menjelaskan kepada awak media.
“Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa 09 November 2021, awalnya mungkin ada salah satu murid” nakal guru mau ngajar pintu kelas malah di tutup dan di kunci terus mungkin pa Iwn sebagai guru salah kaprah ,dani juga sebagai siswa sempat hormat kepada pa Iwn sebagai guru biologi namun sayang pa Iwn malah menampar nya sambil berbicara apa kamu melotot ke saya, ujarnya
siswa tersebut ialah nama Dn ak mengalami derita pipi memerah dan sampai Done” jelas sumber.
Sumber menambahkan, “Dengan kejadian seperti ini saya sebagai orang tua murid sangat menyayangkan dengan tindakan oknum guru tersebut yang menurut saya sudah diluar batas kewajaran dalam mendidik atau memberikan hukuman terhadap murid yang nakal.
Memang saya akui siswa tersebut memang salah dan perlu dikasih hukuman, namun menurut saya hukuman tersebut bukan dengan cara kekerasan fisik atau menampar, alangkah baiknya hukuman tersebut dengan cara yang lebih mendidik pastinya bukan dengan cara kekerasan” tambahnya.
Awak media Kamis, 11 November 2021 awak media mendatangi sekolah dan samapai tim media datang di sekolah kami di sambut dengan Kepala sekolah SLH dan beberapa gurunya”
Slh menjelaskan bahwa dirinya telah menanyakan kepada yang bersangkutan dan menjelaskan bahwa hal tersebut adalah benar. Kamis 11/11.
“Yang jelas siswa itu telah melakukan kesalahan yaitu berbuat nakal di lingkungan sekolah dalam waktu mau belajar.
Dan kami sudah melakukan pembinaan terhadap siswa tersebut dengan sesuai aturan. Dan informasi telah terjadi penganiayaan terhadap siswa tersebut “Itu adalah Benar adanya” .
Untuk lebih jelasnya saya mewakili pa iwan akan menjelaskan permasalahan.
“Awalnya ibu guru ika mau mengajar tetapi ketika mau masuk ke kelas pintun nya di tutup dan di kuci oleh siswa sekolah lalu ibu guru ika balik lagi ke ruangan guru dan sempet curhat ke para guru termasuk pa iwan guru biologi, lalu pa iwan sebagai guru biologi mencoba menghampiri siswa tersebut siswa tersebut ketika bertemu dengan pa iwan sempat mengangkat tangan dan hormat tak di sangka pa iwan langsung menampar nya dengan berbicara apa kamu melotot saja sama aku. Ujar kepsek
“Maman sebagai wakasek juga menjelaskan bahwa memang benar adanya hal tersebut karena saya tau persis permasalahan nya.
“Ya menurut saya mungkin pa iwan itu lagi banyak pikaran mungkin dia khilap bahkan menurut tindakan itu wajah karena spotanitas tapi kata-kata tersebut di larat setelah beberapa waktu di bantah oleh pihak pengacara.
Tugas jurnalistik saat melakukan peliputan, apabila sumber bicara A maka ditulis A, jawab B maka ditulis B dan seterusnya.
Yang jelas dari karya pemberitaan seorang jurnalis, Aparat Penegak Hukum (APH) bisa mempunyai catatan dasar dan publik atau pembaca mempunyai dasar penilaian. ( Jonkey/ Red )
















