PURWAKARTA – Gelora bola voli usia dini Purwakarta pecah di GOR Pasopati pada Sabtu, 23 Mei 2026. Untuk pertama kalinya, PBVSI Kabupaten Purwakarta menggelar turnamen antar club khusus atlet kelahiran 2011, dan PBV Polsek Plered berhasil keluar sebagai juara setelah menumbangkan PBV Purwakarta di final dengan skor 3-0.
Turnamen ini jadi ajang pembuktian bagi 11 tim bola voli kelompok umur yang terdaftar resmi di PBVSI Purwakarta. Meski baru pertama kali diselenggarakan, antusiasme peserta dan penonton luar biasa. Tribun Pasopati penuh sesak oleh orang tua, pelatih, dan pecinta voli yang ingin melihat bibit-bibit atlet masa depan.
Sejak babak penyisihan, PBV Polsek Plered sudah menunjukkan mental juara. Tim asuhan pelatih lokal ini tampil disiplin, kompak, dan punya servis yang menyulitkan lawan.
Di babak final, mereka menghadapi tuan rumah PBV Purwakarta yang juga tampil impresif sepanjang turnamen. Namun pengalaman dan ketenangan anak-anak Plered di lapangan jadi pembeda. Skor akhir 3-0 menjadi menutup laga tanpa perlawanan berarti.
“Anak-anak main lepas, nggak ada beban. Kami cuma tekankan main sesuai latihan dan jaga komunikasi di lapangan,” ujar salah satu pelatih PBV Polsek Plered usai pertandingan.
Ketua PBVSI Purwakarta menyebut turnamen ini sengaja dibuat untuk menjaring bibit atlet potensial sejak dini. Kelompok umur kelahiran 2011 dipilih karena usia 14-15 tahun adalah masa emas untuk membentuk teknik dasar dan mental bertanding.
“Ini turnamen perdana, tapi responnya luar biasa. Ada 11 tim yang ikut, artinya pembinaan voli di Purwakarta hidup. Harapannya dari sini lahir pemain yang bisa bawa nama Purwakarta ke tingkat Jawa Barat bahkan nasional,” katanya.
Bagi PBV Polsek Plered, gelar ini bukan cuma piala. Ini jadi motivasi buat terus konsisten membina anak-anak di wilayahnya. Banyak dari pemain mereka yang baru pertama kali merasakan atmosfer pertandingan resmi.
Yang bikin suasana makin hidup adalah dukungan orang tua. Sorakan, yel-yel, sampai drum kecil mengiringi setiap poin. Banyak yang bilang ini beda dari turnamen senior, karena murninya semangat anak-anak yang main karena suka, bukan karena beban.
“Kami bangga lihat anak-anak Purwakarta bisa main dengan sportif. Menang kalah itu biasa, yang penting mereka dapat pengalaman,” ujar salah satu orang tua pemain.
Suksesnya turnamen perdana ini membuka peluang agar agenda serupa jadi agenda rutin tahunan PBVSI Purwakarta. Selain jadi ajang kompetisi, turnamen ini juga jadi wadah silaturahmi antar club dan pelatih di seluruh Purwakarta.
PBV Polsek Plered kini jadi tim yang ditunggu kiprahnya di level U-15. Dengan materi pemain yang masih muda dan semangat yang tinggi, bukan nggak mungkin mereka bakal jadi langganan juara di tahun-tahun mendatang.
( Vikry Fb )
















