JEPARA || buserindonews.com -Musim panen garam mulai berlangsung di wilayah pesisir Desa Bulak Baru dan Desa Panggung, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Aktivitas petani garam terlihat di sejumlah lahan tambak pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Berdasarkan keterangan salah seorang warga yang berprofesi sebagai petani garam, proses produksi hingga memasuki masa panen membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 bulan, tergantung kondisi cuaca dan proses penguapan air laut.
“Kalau prosesnya sekitar tiga sampai empat bulan baru bisa dipanen,” ujar petani garam saat ditemui di lokasi.
Menurut keterangan petani, hasil panen kemudian dikumpulkan menggunakan tumbu, wadah yang biasa digunakan untuk menampung garam. Satu tumbu disebut memiliki kapasitas kurang lebih 1 kuintal garam.
Dalam satu kali panen, hasil produksi yang diperoleh petani disebut dapat mencapai sekitar 70 ribu rupiah, istilah satuan yang digunakan secara lokal oleh petani garam setempat.
Panen garam menjadi salah satu aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di Kecamatan Kedung. Hasil produksi tersebut selanjutnya dikumpulkan dan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan garam di tingkat lokal maupun wilayah lainnya.
Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting bagi petani garam. Cuaca panas dan minim hujan sangat membantu proses penguapan sehingga kristal garam dapat terbentuk secara maksimal.
Agus P.
















