Aceh || buserindonews.com – Kejahatan serta kasus narkotika dan pembunuhan beresiko tinggi dari Aceh di jebloskan ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa tengah, pada Selasa (28/12/2021). Mereka berjumlah 4 orang.
Dari 4 orang tersebut, masing-masing di kasuskan yaitu narkotika, kemudian pembunuhan yang mengakibatkan beresiko tinggi, yaitu kelas || BB idi dan lapas kelas ||| Lhoknga.
Napi tersebut tiba di dermaga Wijayapura, Cilacap , sekitar pukul 12.45 WIB dengan pengawalan ketat petugas kantor wilayah (kanwil) kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kemenhumham) Aceh dan Brimob Polda Aceh.
Hal itu di ungkapkan oleh koordinator lapas se-Nusakambangan, Jalu yuswa, pada Rabu (29/12/2021) . Tindak pidana yang di lakukannya itu pembunuhan, yang masuk dalam kategori “High Risk”.
Lebih lanjut, kata Jalu yuswa, bukan hanya pembunuhan saja. Bahkan, mereka adalah narapidana kasus narkotika dan kasus tindak pidana pembunuhan.
“Pemindahan ini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara”, katakepala lapas kelas | batu Jalu yuswa yang di lansir buserindonews.com melalui liputan6.
Saat pemindahan di lakukan , ke 4 orang tersebut terlebih dahulu melewati pemeriksaan fisik dan penggeledahan.
Agar tidak terjadi lagi kasus seperti ini, pak dirjen telah menghimbau kita semua untuk mengembalikan tugas dan fungsi pemasyarakatan agar tidak lagi terjadi peristiwa-peristiwa yang tidak di inginkan”, pungkas Jalu yuswa. ( Ahmad )
















