Majalengka || buserindonews.com -Kunjungan Bupati Majalengka Bapa DR. H. Karna Sobahi, M.M.Pd, ke desa Cikeusik Kec. Sukahaji Kab. Majalengka pada hari Kamis, 23 Juni 2022.
Tampak ASDA, OPD, Inspektorat, DPMD beserta jajarannya di sambut oleh Aparatur Pemerintahan Desa Cikeusik, Camat beserta Kepala Desa Se-Kecamatan Sukahaji, Kapolsek, Danramil, BPD, LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ibu penggerak PKK bahkan masyarakatpun sangat antusias ikut menghadiri kunjungan silaturahmi Bupati terkait sosialisasi fasilitas pembangunan infrastruktur jalan menuju Majalengka Raharja.
Kepala Desa Cikeusik Jaenudin selaku tuan rumah, mengucapkan selamat datang dan menyambut kedatangan Bupati beserta jajarannya dan sangat berterima kasih bahwa desa Cikeusik terpilih mendapatkan program padat karya untuk drainase irigasi, beliau juga mengatakan bahwa program yang ada di Kabupaten Majalengka.
Terutama Desa Cikeusik Kec. Sukahaji Alhamdulillah berjalan lancar kondusif baik bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah terutama di bidang pembangunan salah satunya pembuatan insfrastruktur poros jalan, pembuatan Drainase, pembuatan irigasi yang arah ke pesawahan yang melalui dinas terkait dan masyarakatpun merasa terbantu dengan adanya program dari pemerintah. Masyarakat desa Cikeusik jumlah penduduknya 2971 dan luas tanahnhya sangat besar dengan mayoritas penduduknya petani dan kerajinan tangan, beliau juga mengatakan kepada Bupati bahwa di desanya banyak program jalan rusak yang lokasinya di dusun dukuh tengah dikarenakan belum tersentuh oleh dinas, untuk itu pihak desa berharap secepatnya diperbaiki, selama 11 tahun beliau menjabat sebagai kades Cikeusik sangat bersyukur dalam pemerintahannya berjalan kondusif serta berbagai bantuan selalu tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan tentanbg maksud kedatangannya yaitu kunjungan kerja dengan program fasilitasi padat karya yaitu pembangunan desa oleh masyarakatnya sendiri, dalam hal ini Cikeusik terpilih mendapatkan program padat karya dengan anggaran ± 200 juta dari APBD untuk drainase irigasi dimana 130 juta untuk bahan, 60 juta untuk upah dan 10 juta untuk biaya transport sosialisasi, dan untuk pekerjaanya sendiri yaitu rakyat / penduduk desa itu sendiri dan inilah yang disebut model yang berbasis pergerakan rakyat untuk rakyat dimana rakyat diajak berpartisipasi membangun desa guna meningkatkan perekonomian rakyat.
Bapa Bupati DR. H. Karna Sobahi M.M.Pd juga berperan untuk selaku jaga kebersamaan, jaga stabilitas dan jaga gotong royong,ungkapnya kepada awak media.
Dan acarapun diakhiri dengan do’a oleh ustad Muflihin. (TOTONG)
















