Cilacap || buserindonews.com – minggu (31/7/2021) – Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap kembali mendapatkan informasi kondisi membahayakan manusia terhadap Dua pekerja yang di kabarkan tertimbun reruntuhan tanah di dalam sumur tepatnya di Dusun Pasir Garu RT 02 RW 05 Desa Bojongsari Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Adah Sudarsa, S.T Selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap Mengatakan informasi pertama kali masuk ke regu piket dari Sugeng (Upt Bpbd Sidareja) pada Minggu (31/7) Pukul 18.30 Wib, setelah mengetahui kejadian tersebut kita langsung memberangkatkan satu regu beserta peralatan lengkap seperti 1 set blower, SCBA, alat vertikal rescue, Tripod dan Alkom menuju ke lokasi kejadian .
Kejadian bermula Pada Minggu (31/7) sore korban sedang menguras sumur menggunakan mesin, 1 orang di dalam sumur kemudian tertimbun reruntuhan dinding tanah, mengetahui salah satu rekanya tertimbun satu korban langsung menolong dengan kondisi lemas di akibatkan adanya gas beracun dan tidak kuat ikut tertimbun ke dalam sumur dengan kedalaman 12 meter.
Korban bernama Darim (55/L) Warga Dusun Talang Banteng RT 14 RW 2 Desa Ampah dan Tusiman (40/L) Warga Dusun Talang Banteng Desa Sidarahayu Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Rencana kita akan koordinasi dengan pihak terkait yang ada di lokasi kejadian untuk merencanakan kegiatan evakuasi, kalau misal kondisi memungkinkan untuk evakuasi malam hari akan kita lakukan tetapi kalau tidak kita akan menunggu pada besok hari.
Unsur SAR Gabungan terdiri Basarnas Cilacap, Bpbd Upt Sidareja, Polsek Kedungreja, Koramil Kedungreja, Damkar, Redkar (Relawan Damkar), Mdmc, Rapi, Banser dan Warga sekitar. (Suratman)
















