Sungailiat || Buserindonesw.com – DPRD Bangka Gelar rapat paripurna penyampaian nota keuangan dan rancangan perubahan APBD 2022 kata sambutan oleh wakil Bupati Bangka Syahbudin S.IP, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Iskandar S.IP, Anggota DPRD Kabupaten Bangka Danlanal Babel Dandim 0413, Bangka Kapolres Bangka Indra, Kurniawan Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Ketua Pengadilan Agama Kepala (RSUD) Sungailiat Staf Ahli, Asisten, Pejabat Administrator dan Pengawas Camat se kabupaten Bangka Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Bangka Kamis (01/09/2022),
” Dalam kesempatan ini kita dalam rangka melaksanakan rapat paripurna (DPRD) Kabupaten Bangka atas nama pemerintah kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan nota perubahan anggaran tahun 2022 ini kata Syahbudin,
Tahapan KUA dan (PPAS) telah kita lalui dengan baik, namun penyusunan (APBD) tidaklah berhenti sampai disini. Kita harus fokus pada hal yang penting dan krusial. Perubahan (RAPBD) Tahun 2022 terasa spesial bagi kita karena kali pertama perubahan (RAPBD) dengan asumsi pendapatan dan belanja daerah terbesar dan lebih krusial lagi pada tahun 2022 menjadi tahap tinggal landas Bangka Setara.
” Pencapaian tersebut sesungguhnya sangat ditentukan oleh pilihan-pilihan kegiatan dari forum pembahasan (RAPBD) ini, Dari sisi lain perubahan (RAPBD),Tahun 2022 juga bermakna pelaksanaan pembangunan yang mampu untuk mewujudkan mekanisme yang seimbang dalam penyelenggaran pemerintahan.
Dalam beberapa tahun terakhir ini pula, Pemkab Bangka telah melakukan perubahan mendasar dalam tata teknologi fiskal untuk mewujudkan program pro rakyat dan pro publik yang berimbang. Reformasi ini telah turut memperbaiki kinerja pembangunan yang secara terkawal dari peningkatan pelayanan publik, peningkatan kapasitas pemerintahan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan per kapita, dan penurunan angka kemiskinan ungkapnya,
” Di tengah perkembangan ekonomi global dan nasional, Pemkab Bangka bertekad mewujudkan (APBD) yang efektif dan berkelanjutan dan dapat menjadi menjaga kestabilan ekonomi (RAPBD) yang kita susun harus dapat mengoptimalkan kebijakan fiskal agar benar-benar secara efektif mendorong pertumbuhan ekonomi.
” Dengan memperhatikan berbagai aspek, sebagai instrumen kebijakan fiskal memfokuskan pada pembuatan prioritas pembangunan daerah yang dirancang dengan komposisi sebagai berikut (1) Peningkatan pemanfaatan teknologi informasi diasumsikan bertambah besar 4,8 milyar atau meningkat sebesar 3,40% (2) Pembangunan pendidikan kesehatan,
perlindungan sosial terkait diperkirakan meningkat sebesar 22,4 milyar atau meningkat sebesar 15,6% 3 Konektifitas infrastruktur diprediksi meningkat sebesar 15,8 milyar atau meningkat sebesar 10,62% (4) Pembangunan pariwisata, pertanian, industri dan (UMKM) bertambah 2,35 milyar meningkat sebesar 4,58% (5) penang gulangan bencana bertambah sebesar 325, 40 juta rupiah atau meningkat sebesar, 2,45%
” Dalam kesempatan yang baik ini saya mengajak dewan yang terhormat dan segenap pelaksana pembangunan untuk sama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan (APBD) kita, mempertahankan penilaian WTP Wajar Tanpa Pengecualian, Akhirnya saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan hadir di sidang yang terhormat ini guna agar Kabupaten Bangka Lebih Setara, lebih sehat, lebih maju, lebih cerdas, “,lebih sejahtera dan lebih berkeadilan pungkasnya, (Imron)
















