Daerah  

Diduga Ada Oknum Yang Membawa Alat Praktek Farmasi, Komputer dan Buku buku Modul SMK Bhakti Husada

Banjarnegara || buserindonews.com –  Persoalan isu siswa kenapa sekolah sering kosong tholibul menjawab bahwa mereka sedang Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang ada di banjarnegara, purbalingga dan purwokerto dikarenakan kemarin panndemi jadi PKL baru dilaksanakan ucapnya saat di wawancara awak media 16/09/2022.

Memang kita di sini unggulanya di kesehatan, jadi mempersiapkan mereka sebagus sebagai apoteker dan perawat di seluruh indonesia, yang siap bekerja dimana pun, ucapnya,

“Saya sendiri yang dulu menyerahkan SMK Bhakti Husada atas nama yayasan satria husada ke YPLP PGRIJT Banjarnegara yang sekarang dipinpin oleh Arif Suyono sebagai kepala sekolahnya, lanjut tholibul

Kebetulan baru saja saya diundang sama teman teman guru di mandiraja, ini adalah pertama kali saya kesana dan saya baik baik sama mereka, saya membuka akses mereka dan semua terlihat baik, ucap arif kepala sekolah sekarang saat di konfirmasi awak media.

Terlebih isu pembelajaran, isu perlengkapan alat alat lab. Farmasi, lab. Komputer dan buku buku saya belum melihat di sana, cuma saya dapat selebaran berupa notulen antara yayasan satria husada dan YPLP PGRI JT Banjarnegara, yang isinya ini saya bacakan saja saut arif

Pertama pengelolaan SMK Bhakti Husada secara administrasi dan hukum dikembalikan kepada YPLP Dasar dan Menengah PGRI Jawa Tengah lalu sersoal pengelolaan keuangan BOS, BOSDA, SPP,

Tunggakan uang gedunh disini tertulis detail ditulis berdasar kelas yaitu X, XI, XII T.A 2020/2021, kelas XI, XII T.A 2021/2022 dan XII T.A 2022/2023 dilanjutkan yayasan satria husada berikutnya poin 3 ditulis bahwa selanjutnya di mulai kelas X T.A 22021/2022 dst dilanjutkan sepenuhnya oleh YPLP PGRI Jawa Tengah.

Jadi saya tidak membaca secara teks persoal alat alat praktek/lab. Farmasi atau lab. Komputer atau buku buku modul pembelajaran yang disebutkan, yang artinya semua itu memang hak dan milik sekolah yang isue-nya ada di sekolah mandiraja dan atau disimpan mas tholibul, tegas arif,

“Tapi nanti saya akan melajutkan croscek lagi, memang kemarin saya belum melihat semua alat alat itu disana dan juga belum sempat menanyakan, ya yakin mas tholibul orang baik dan saya juga tidak ada masalah sama dia, pungkas Arif. Moh, Rudolf

Tinggalkan Balasan