Prabumulih || buserindonews.com – Proyek pembangunan Ruang Kelas SMKN 3 Desa Sungai Medang, Kecamatan Cambai Kota Prabumulih,dalam pelaksanaan nya diduga tidak sesuai dengan yang diinginkan.
Ditambah lagi dengan tidak adanya papan nama proyek yang terpasang dilokasi, ini menambah dugaan akan kecurangan proyek tersebut.

Tidak adanya papan nama proyek pada pekerjaan ruang kelas tersebut, juga diakui oleh para pekerja bangunan.
“Dari awal saya tidak pernah melihat papan proyek, entah ada belum dipasang atau bagaimana, kami kurang paham,” Ungkap seorang pekerja yang tidak mau di sebut namanya,ketika di kompirmasi oleh salah satu awak media Selasa (25/10/2022).
Selain itu juga para pekerja pun tidak mengetahui siapa Nama Pemborong proyek tersebut, begitupun dengan sumber anggaran dari mana,dana nya dari mana,begitu juga dengan Nama CV nya kami sama sekali tidak tau. Kami hanya bekerja dibawah oleh mandor. Sekarang mandornya tidak ada, kalau kemarin ada dilokasi. Pekerjaan sudah berjalan selama 15 hari,” ungkap nya”
Terkait hal tersebut,”Sukri” selaku Kepala sekolah SMKN tiga (3) saat dikonfirmasi oleh awak media”kepala sekolah menjawab”
“saya tidak tahu siapa pemborongnya
,dan apa nama CV nya, saya sama sekali tidak tahu,”ujar” kepala sekolah( Sukri)
semestinya pihak sekolah harus tau siapa pemborong nya apa nama CV nya berapa besar anggarannya dan dana nya dari mana,bukan tidak tau jawaban nya,”aneh”ungkap” salah satu awak media.
Dengan tanpa ada nya papan nama proyek atau papan informasi proyek berdampak pada keterbukaan informasi publik. Sehingga tidak bisa diketahui apakah proyek tersebut milik pribadi atau milik pemerintah, pantas jika disebut Proyek
“SILUMAN”. Dan menandakan pihak pemborong tidak transparan.
Sampai berita ini diterbitkan , baik mandor ataupun pemborong proyek tersebut belum dapat dikonfirmasi.
repoter (AHMAD JHONI.)
















