PRABUMULIH | BI – Penemuan mayat di dalam sumur di kebun kangkung milik warga, dijalan Tower Rw. 0,.Rt .01 Kelurahan gGunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, sempat menggemparkan warga ini terjadi pada hari minggu 27/12/2020 jam 8.30 wib.
Mayat tersebut seorang laki-laki yang diketahui bernama Muhammad Fauzan bin Pardoli berusia 18 tahun, adalah warga jalan M Yamin, gang sekundang, Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Timur.
Adapun Kronologis kejadian yakni pada hari Jumat tgl 25 Desember 2020 sekira jam 20.00 wib korban berangkat dari rumah menemui saksi M. Tito Siregar di angkringan Pak Haji Jl. Tower Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur menggunakan sepeda motor.
Pada saat angkringan hendak tutup korban diketahui pergi meninggalkan angkringan sedangkan sepeda motor dan hp milik korban msh berada di angkringan Pak Haji, saat angkringan hendak tutup dan korbn tidak juga kembali ke angkringan, saksi M. Tito Fernandes Siregar memutuskan pergi kerumah orang tua korban dan menyerahkan HP serta sepeda motor korban kepada orang tuanya dan menjelaskan bahwa korban pergi dari angkringan dan tidak kembali lagi.
Atas kejadian itu orang tua korban sempat melakukan pencarian disekitar lokasi setelah hilang, dan selanjutnya keluarga melaporkan secara lisan ke Polsek Cambai yang kemudian diarahkan untuk melapor ke Polres Prabumulih mengenai hilangnya korban.
Setelah 2 hari menghilang akhirnya hari ini. Minggu tgl 27 desember 2020 sekira jam 08.00 wib, saksi Alimin yang tak lain adalah Paman Korban mencari disekeliling angkringan pak haji tempat korban terakhir meninggalkan tempat tersebut dan setelah mencari di kebun kangkung depan angkringan, saksi melihat sesosok tubuh manusia. yang setelah dilihat ternyata adalah Fauzan yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi mengambang didalam sumur tersebut.
Dugaan sementara korban diperkirakan hendak buang air kecil dirumpun pohon pisang di dalam kebun kangkung yang terletak didepan Angkringan, korban diduga terpeleset masuk kedalam sumur sedalam sekitar 3 meter didekat rumpun pohon pisang yg ada didalam kebun kangkung tersebut. Indikasi tersebut dapat dilihat dari Resleting celana korban yang dalam keadaan terbuka.
Saat ini korban masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih, dan sudah dilakukan Visum luar, sementara keluarga korban menolak dilakukan otopsi,(Deddi Sutrisno)
















