Yogyakarta || buserindonews.com – Aksi damai bertajuk “Jogja Istimewa” yang digelar oleh masyarakat Yogyakarta dan perantauan pada Minggu pagi di Titik Nol Kilometer, Malioboro, berlangsung penuh semangat dengan komitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kota. Kegiatan ini diprakarsai oleh Aliansi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI) dan dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), perwakilan organisasi masyarakat (ormas), mahasiswa, serta pelajar.01/12/2024.
Dalam orasinya, Dani, selaku koordinator aksi, menegaskan pentingnya menjaga Yogyakarta sebagai kota yang aman dan nyaman bagi semua pihak. “Kami mengutuk keras siapa pun yang membuat onar di Jogja ini. Hukum dan adili mereka tanpa pandang bulu,” tegas Dani.
Hal senada diungkapkan oleh Feldy dari ARPI, yang menyampaikan bahwa aksi ini dilakukan untuk mendukung kondusivitas Yogyakarta. Ia juga mengingatkan kontribusi ARPI dalam membantu masyarakat selama pandemi. Khususnya dalam menjaga UMKM, pelajar, dan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Jogja. “Tanpa tiga hal ini, Jogja akan lumpuh. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat terus menjaga keistimewaan Jogja ini,” katanya.
Dukungan untuk Keamanan Kota
Peserta aksi lainnya, Abdul, menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dengan aparat keamanan. “Kami siap membantu kepolisian dan TNI dalam menciptakan masyarakat yang aman, tenteram, dan damai,” ujarnya di sela-sela orasi.
Namun,ada informasi bahwa kelompok pemuda Papua yang juga berencana menggelar aksi di lokasi yang sama. Kelompok tersebut diduga berusaha mengibarkan bendera Bintang Kejora, yang memicu tindakan pencegahan dari pihak kepolisian.
Upaya aparat untuk menahan massa memicu kericuhan yang membuat masyarakat di sekitar lokasi merasa cemas dan takut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban atau kerugian akibat insiden tersebut.
Kepolisian setempat masih berupaya mengendalikan situasi guna mengembalikan ketertiban di kawasan Malioboro. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menjauhi lokasi hingga keadaan benar-benar kondusif. ***
















