Beltim || BI – Banyaknya laporan dari para nelayan yang terletak di Desa Tanjung Batu itam Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur, terkait adanya Bangunan yang terbengkalai dan pengrusakan lingkungan disepanjang pantai.
Sabtu, (06/8/2022), Jajaran DPD Dan DPC LAKI Propinsi Babel beserta beberapa awak media melakukan tinjauan ke lokasi yang di diduga ada bangunan terbengkalai, yang mulanya proyek tersebut di bangun sekira tahun 2015, lalu terjadinya kerusakan ekosistem lingkungan dengan adanya kegiatan pembalakan hutan bakau, untuk membuka tambak udang, baik yang legal maupun ilegal.
Awak media mencoba untuk konfirmasi kepada beberapa nelayan yang sedang berada di dekat bangunan tersebut.
Nelayan mengatakan kepada awak media, “kamek juak lum tau pak kan jadi ape kelak bangunan ini. Sebenar e mun bangunan ini dapat di kelola, kamek pun dk kan kesulitan mendapatkan es Idang kelaut”, Ujar nelayan kepada awak media.
IBNU selaku ketua DPD Ormas LAKI juga mengungkapkan dengan adanya temuan bangunan yang diduga terbangkalai dan tidak terurus
IBNU pun akan menyampaikan laporan permasalahan ini kepada dinas terkait melalui surat Ormas laki, terkait bangunan yang terbang kalai di desa Tanjung Batu Itam.
“Saya selaku ketua Ormas LAKI DPD Propinsi Babel, akan comfirmasi dan mengklasifikasi kepada dinas terkait. Dengan adanya proyek bangunan yang terbengkalai, juga terkait perizinan tambak udang seta apakah ada pergantian atas kerusakan hutan bakau dan terumbu karang*. Ujar Ibnu.
***
















