Daerah  

Akhirnya Pemilik Tanah Membuka Suara Belak-belakan Terkait Bangunan Tower Internet Jaringan Wifi Di Kalen aren desa Buluhpayung

Cilacap || buserindonews.com – pemilik tanah akhirnya membeberkan apa ada nya awal dari pembangunan tower jaringan wfi internet di lokasi belakang rumahnya di desa buluhpayung RT001/RW007 kampung kalen aren, minggu (25/12/22)

Turwanto, “menjelaskan kepada awak media NRTV di rumah nya ketika diminta,i keterangan awal mula pembangunan tower di lokasi tanah nya, salah se,erong pengembang usaha menawarkan bahwa ia akan dirikan tower jaringan internet WFI di lokasi tanah milik saya, kebenaran dia msih keluarga,, tuturnya

sambungnya lagi, ”boleh aja asal segala urusan tangung jawab, terus dari pihak pak Hanif meng,ia kan kalau segala urusan dia yang bertangung jawab baik lingkungan maupun pajak, jawab pak hanif ke saya ketika itu, dan dari sana lah terjadi pembangunan na.. karna dia masih ada ikatan keluarga sehingga sungkan atau tidak enak hati mau mengatakan yang lain apalagi bikin surat perjanjian tertulis dengan beliau, hanyalah secara lisan saja janji kami,,jelas turwanto

masalah sosialisasi ke warga itu sudah pernah saya sampaikan dikala yasinan dan bahkan tiap RT, warga pun tidak ada yang keberatan akan ada bangunan karna guna nya untuk internet wfi tapi memang tidak ada kalu perjanjian tertulis pada warga lingkungan, kalau gak saya telponkan juragan nya, apalgi ini yang sudah keskian kali media dan polisi datang, kalau sepengetahuan saya pk hanif punya dua puluh lima tower di kelolah nya jdi bukan cuman satu ini aja,, sambungnya

Turwanto pun lasung call vidio ke pak Hanif , didalam percakapan lewat henpon dia mengatakan pak ini ada 3 orang yg menayakan tower katanya dari media, “hanif, “om bilang aja sama mereka hubugi saja (peter) di jogja atau dinas kominfo dan pemda nanti peter yang urus katakan begitu saja, ucap hanif ke turwanto dalam call vidio

sesudah mendapatkan penjelasan dari tuan tanah tim media pun berpamitan melanjutkan perjalanan untuk menemu,i warga lingkungan dekat bangunan tower tsb karna untuk menyingkronkan, akhirnya ketmulah warga kebetulan dia juga memakai wfi tsb

dari hasil pengakuan warga dia mengatakan kecewa karna pihak dari cabang pemasangan wfi yang di kelolah hanif tidaklah memuaskan apalagi alat sambung kabel dan sebagai nya dan naroknya dirumah saya lagi, itu pun tidak ada kata basa basi nya, ini merugikan sudah pakai saluran listrik rumah saya kami masih di kenakan tagihan bulanan kadang gk bisa juga di pake jaringan internet,, kata warga

warga, “adalagi itu tower yang dibangun di sekolahan SD 01 dan SD 02 di daerah desa puwordadi di bangun di tanah pemerintah tapi pihak sekolahan tetap bayar tagihan bulanan nya, saya juga gak tau itu izin nya sama siapa..? tambahnya

setelah mendengar penjelasan warga awak mediapun menuju ke sekolah SD 01 dan SD 02 di desa puwordadi, dibekang bangunan gedung sekolah tampak berdiri tower nya yg ketingian mencapai perkiraan 25m, atu lebih bangunan tower tersebut, jarak nya sangatla dekat dgan dinding sekolahan dan terlihat seling-seling penahan tower yang di ikatkan ke atap gedung sekolahan dari sekian banyak seling,

di duga bangunan tower itu asal asalan dalam pengerjaan, dihawatirkan roboh bisa terjadi mecelaka,i anak murid siswa siswi belajar,

(tim)

Tinggalkan Balasan