Babinsa Monitoring kegiatan Pemberian penghargaan dan plakat dari BNN dalam Rangka Hari Anti Narkotika Internasional 2024.

Buserindonews.Com ~ Muara Enim ~ Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Air lintang Koramil 404-07/Muara Enim Kodim 0404/Muara Enim Memonitoring Kegiatan BNN Kabupaten Muara Enim.

Direktorat Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI menggelar kegiatan sosialisasi peraturan Kepala BNN RI tentang pemberian penghargaan bagi Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) di kabupaten muara Enim di balai agung Serasan sekundang (BASS) pada Rabu (26/6/2024)

Hadir dalam kegiatan ini antara lain, PJ Bupati Muara Enim bapak Dr.H.Ahmad Rizali.M,A. Dandim 0404/ME di wakili Kasdim 0404/ME Mayor Chb Jauhari. Kapolres muara Enim di wakili kasat Reskrim polres muara Enim.Akp Darmason .SH.MH. Kepala BNN muara Enim.AKBP Erlangga SE.M.H. Kejaksaan negri muara enim di wakili oleh bapak Harmen, SH.Ketua DPRD kab muara di wakili Bapak Sucipto.SH. Kadin PMD Ahmad Nofiar. Seluru Kades se kabupaten muara Enim.


Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari BNN atas suksesnya pelaksanaan program KOTAN melalui peraturan Kepala BNN RI Nomor 4 Tahun 2023 tentang tata cara pemberian penghargaan KOTAN.

Dalam kesempatan ini Bintara Pembina Desa Koramil 404-07/Muara Enim Menjelaskan ” Melansir dari keterangan Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Drs. Heri Mariyadi, M.M. mengungkapkan bahwa guna merumuskan penilaian dalam pemberian penghargaan, BNN turut mengundang instansi terkait, antara lain Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Perguruan Tinggi untuk menampung berbagai rumusan.

“Rumusan ini nantinya juga akan digunakan BNN dalam menurunkan angka prevalensi melalui pendekatan Soft Power Approach”, ujar Drs. Heri Mariyadi, M.M.

Selain itu dalam pemberian penghargaan, BNN juga memiliki berbagai kriteria. Salah satunya, penilaian kepada Kabupaten/Kota tanggap ancaman narkoba yang mencakup lima variabel seperti, ketahanan keluarga, ketahanan masyarakat, kelembagaan, hukum dan kewilayahan.

Dengan adanya lima variabel ini nanti akan dinilai, apakah di Kabupaten/Kota tersebut sudah sangat tanggap, tanggap, cukup tanggap, kurang tanggap atau tidak tanggap sama sekali terhadap permasalahan narkoba.

“Pemberian penghargaan juga dilakukan untuk mendorong Kabupaten/Kota tanggap terhadap Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayahnya”, lanjut Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI.

Berdasarkan amanat Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 dan Inpres No. 2 Tahun 2020 menyatakan bahwa Kementerian/Lembaga, Gubernur, Bupati/Walikota untuk Melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024.

“Instansi terkait turut serta secara aktif untuk melaksanakan program P4GN dan berusaha menyelamatkan warganya di Kabupaten/Kota. Sehingga dapat terlepas dari bahaya penyalahgunaan narkoba”, imbuh Drs. Heri Mariyadi, M.M..

Nantinya, pemberian penghargaan KOTAN akan dilakukan oleh Kepala BNN RI atau pejabat yang ditunjuk oleh Kepala BNN RI. Penyerahan penghargaan diberikan pada saat perayaan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) maupun saat Hari Ulang Tahun (HUT) BNN, tutupnya.

Sumber Kegiatan Bintara Pembina Desa Koramil 404-07/Muara Enim

Penulis Editor Pewarta Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *