Bocah Tewas Tengelam Di Danau Perumahan Panji Buwono

Buserindonews.com

Babelan, Kabupaten Bekasi – Warga kampung Kedaung RT002/001, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, (RH 10) tewas tenggelam di danau perumahan Panji Buwono, Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis (18/5/2023), sekira pukul 12.03 Wib.

Menurut keterangan Security Perumahan, ada sekitar tujuh bocah sedang mencari kijing, selang beberapa waktu, salah satu temannya meminta tolong ke pihak keamanan bahwa temannya tenggelam di danau.

Kompol Sutrisno Kapolsek Babelan Polres Metro Bekasi
Kompol Sutrisno Kapolsek Babelan Polres Metro Bekas

“Awalnya kita nggak tau ada yang berenang di danau, tiba-tiba ada bocah minta tolong karena temennya tenggelam di danau, semuanya ada tujuh orang yang berenang saat itu,” terang Supandi.

Sementara, Mulyadi orang tua korban mengaku bahwa dirinya mendapatkan kabar dari keluarganya, bahwa anaknya (Rayhan)  tenggelam di danau perumahan Panji Buwono, dan langsung dirinya ke perumahan Panji Buwono untuk mencari kebenaran berita tersebut.

“Ketika dapet kabar, saya langsung izin ditempat kerjaan (material-red), pas saya sampe ke danau, benar saja anak saya sudah ditemukan dan tergeletak meninggal dunia, “ujarnya seraya mengatakan bahwa Rayhan adalah anak ke-dua dari tiga bersaudara.

Sementara, Risko (10) warga kampung Kedaung RT002/001, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, masih  belum ditemukan, dan masih dalam pencarian pihak Polsek Babelan Polres Metro Bekasi bersama Basarnas dan Destana Babelan Kota.

Baca Juga   Mandiri Putra Utama Group, Gelar Lounching Perum Mayang’s Residence Village

Polsek Babelan Polres Metro Bekasi menduga korban tenggelam tidak bisa berenang.

Seperti halnya yang dikatakan Kapolsek Babelan, menurutnya, dari informasi yang didapat ada sekitar tujuh orang anak usia 10 tahun sedang mencari kerang didanau Perumahan Cluster Panji Buwono, desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Karena diduga tidak bisa berenang, dua anak dinyatakan tenggelam

Satu anak atas nama Rayhan sudah ditemukan tidak bernyawa dan sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk segera dimakamkan, dan satu lagi atas nama Risko (10) masih dalam pencarian, “ujar Kompol Sutrisno di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (18/5/2023).

Upaya yang kita lakukan meminta bantuan kepada Basarnas dan Destana Babelan Kota, serta para relawan dari warga sekitar untuk mencari satu anak lagi atas nama Risko (10) yang saat ini belum ditemukan.

Semoga Risko (10) segera di ketemukan, kita minta doa kepada semua pihak, “ungkapnya. boby)

Tinggalkan Balasan