Blora ll buserindonews.com – Bupati Blora, Arief Rohman melantik Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator dan jabatan Pengawas dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Blora di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Rabu 21 November 2024.
Pelantikan di laksanakan oleh Bupati Arief Rohman, didampingi Sekda Komang Gede Irawadi, dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Heru Eko Wiyono, dan dihadiri seluruh Kepala OPD dan para Camat juga ikut serta menyaksikan.
Dalam sambutannya Bupati Blora Arief Rohman, mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang sudah dilantik tersebut untuk segera menyelesaikan tugas lama dan menyesuaikan ditempat yang baru.
“Semoga bapak dan ibu yang sudah dilantik kami ucapkan selamat, dan segera bisa menyesuaikan, dengan tugas dan tupoksinya yang baru, dan tentunya punya target,” ucap bupati.
Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Blora atas Pemilu yang baru saja dilaksanakan berjalan dengan Kondusif dan aman.
“alhamdulilah pemilu kemaren berjalan sukses, terimakasih dan alhamdulilah Blora berlangsung kondusif, dan semoga nantinya, siapapun yang terpilih bisa memberikan manfaat untuk Kabupaten Blora,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan terimakasih untuk pejabat yang lama, karena sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Ia menjelaskan Mutasi, Promosi dalam satu organisasi sesuatu hal yang wajar untuk dilakukan.
Ia meminta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar amanah dan mengabdi kepada Negara. “Bapak ibu yang terima ini, tolong berikanlah pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, dan mengabdi kepada masyarakat dan Negara, dan insyaallah untuk pengabdian bapak ibu semuanya menjadi amal ibadah bapak/ibu semuanya, selamat menjalankan tugasnya ditempat masing masing.” Pungkas bupati.
Selain melantik 7 pejabat struktural eselon II, Bupati juga melantik 61 pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan pemerintah Kabupaten Blora.
Berikut daftar 7 Pejabat Eselon ll antara lain :
1. Sujianto, semula Sekretaris Inspektorat Daerah menjadi Kepala Badan Kesbangpol.
2. Iwan Setiyarso, jabatan lama Sekretaris Dinas Porabudpar, menjadi Kepala Dinas Porabudpar.
3. Ngaliman, jabatan lama Sekretaris Dinas P4 menjadi Kepala Dinas P4.
4. Sunaryo, jabatan lama Kabag Umum Sekretariat Daerah menjadi Kepala Dinas Pendidikan.
5. Mohamad Toha Mustofa, jabatan lama Kabag Kesra Sekretariat Daerah menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip.
6. Dasiran, jabatan lama Inspektur Pembantu II Inspektorat Daerah menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.
7. Bawa Dwi Raharja, jabatan lama Kabag Prokompim Sekretariat Daerah menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
Terpisah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Heru Eko Wiyono menyebutkan, 68 pejabat eselon diantaranya terdiri dari Eselon ll 7 orang, dan 61 pejabat dari eselon 3 dan 4 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.
“Eselon 3A nya ada 13, eselon 3B nya 15, eselon 4A nya 25, eselon 4B nya 8, sebenernya promosinya ada separo, ini dampak dari 7 naik, penggantinya bawahnya, jadi penggantinya ada 3B yang naik ke atas.”
“Untuk 7 pejabat Eselon ll yang assessment dengan Mabes polri, secara aturan itu maksimal sebelum tanggal 24 februari 2024 itu harus dilantik, maksimal sejak 30 hari penetapan persetujuan dari KSN.” Ucapnya Heru.
Sedangkan untuk pelantikan selanjutnya, sebelum Pilkada serentak tahun 2024, Heru menjelaskan bahwa. “Sesuai dengan PKPU Pilkada serentak kita berpedoman maksimal tanggal 22 Maret 2024, pak bupati masih diperbolehkan untuk mengadakan pelantikan, sebelum tanggal itu masih diperbolehkan.” Ucapnya.
Setelah tanggal yang ditetapkan, ia menyebut biasanya ada SE dari Mendagri tentang tata cara pelantikan. Dalam artian boleh melantik dengan catatan ada izin dari Mendagri.
“Pak Arief Masih punya hak, secara ‘De jure’ beliau belum selesai, untuk Aturan dari PKPU tidak boleh ada pelantikan di 6 bulan sebelum penetapan calon dan 6 bulan sesudah pelantikan bupati. Kita tunggu saja SE, karena pasti ada SE dari Mendagri.” Heru memungkasi.
(Angga)
















