Majalengka – Buserindonesw.com Setiap tahun pemerintah pusat mengucurkan anggaran ke setiap wilayah demi memenuhi kebutuhan program desa masing-masing seperti infrastruktur dan kebutuhan lain nya
Di salah satu wilayah Kecamatan lemahsugih Kabupaten Majalengka yakni Desa Margajaya sedang mengerjakan proyek Rabat beton dari pantauwan dan hasil investigasi awak media dan LSM kami menduga untuk pekerjaan tersebut adanya penggelembungan/mark-up
Menelisir pekerjaan Rabat beton yang bertempat di blok Desa dan di blok Cipedang ,anggaran untuk blok desa 22.989.000 Volume 20m³ sedangkan untuk blok cipedang Anggarannya 31.915.000 dan Volume Nya 25m³, Anggaran pekerjaan tersebut bersumber dari Dana Desa tahap 1 tahun 2021.
Ketika kami awak media dan LSM mencoba mengestimasi Nya anggaran tersebut cukup lah besar untuk pekerjaan Rabat beton Memakai Kualifikasi K250 , Karena kalau di bandingkan dengan JAYAMIX Harga perkubikasinya pun juga tidak akan melebihi Satu juta di tamabah lagi untuk harga SBD (Standar Belanja Daerah) Kabupaten Majalengka tidak akan sampai satu juta paling di angka kurang lebih 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu).
Dengan adanya dugan penggelembungan/mark-up Anggaran yang begitu sangat kental kami pihak Media dan LSM menjadi tanda tanya besar,apakah menjadi lahan korupsi pejabat desa atau dengan pihak lain.
Ketika Kasi Ekbang di konfiramsi di ruangannya mengatakan ” perihal adanya kelebihan anggaran/mark-up saya kurang tahu Karena kami pihak desa lebih mengutamakan PKT (Padat Karya Tunai) sesuai acuan dari permendes”. Katanya
Di sisi lain Kepala desa di mintai komentar lewat sambungan telepon seluler nya mengatakan” Saya sekarang lagi ada acara rapat di Cisetu dan acara rapat ini sangat penting. Pungkasnya ( Key )
















