RETEH INHIL || buserindonews. Com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, diduga melakukan pungutan liar (pungli) dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tidak transparan. Dugaan tersebut disampaikan warga dan wali murid kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).
Seorang wali siswa mengaku anaknya dimintai uang untuk seragam sebelum tahun 2026. Selain itu, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) disebut hanya diterima dua kali hingga menjelang kelulusan. Warga setempat juga menyoroti tidak adanya papan rincian penggunaan dana BOS di sekolah, sehingga menimbulkan dugaan penyimpangan.
Hasil pantauan awak media di lokasi membenarkan tidak ditemukannya papan informasi rincian dana BOS. Saat dikonfirmasi, Kepala SDN 009 Pulau Kijang, Sabaruddin, membantah adanya pungutan. Ia menyebut akan mencari pihak yang menyampaikan informasi tersebut. Terkait PIP, ia menyatakan hal itu merupakan urusan sekolah, serta beralasan papan BOS sengaja tidak dipajang karena alasan keamanan.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir melalui Kasi SD, Dedi Surahman, menyatakan akan meneruskan laporan tersebut ke bagian pengelola dana BOS untuk ditindaklanjuti.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi terbuka terkait transparansi penggunaan dana BOS dan PIP guna menghindari spekulasi di tengah masyarakat.
( Rhama Melo/ Zul)
















