Buserindonew.Com || Palembang – DPD KSPSI Sumsel Rapat Persiapan May Day 2024 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluarkan sikapnya terkait Instruksi dari DPP KSPSI untuk Aksi May Day 2024 dalam rangka memperingati Hari Buruh 2024. Mereka berkomitmen tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Kamis (18/04/2024)
Organisasi pekerja ini yang membawahi 84 ribu pekerja mulai dari Federasi pekerja perniagaan, pekerja pertanian perkebunan, pekerja pengolahan makanan minuman, pekerja transportasi, pekerja pertambangan, pekerja perkayuan dan kehutanan, pekerja bangunan, driver dan ojek online, pekerja farmasi dan kesehatan, pekerja elektronik dan listrik, pekerja pariwisata dan perhotelan itu akan berkolaborasi dengan pemerintah agar iklim investasi tetap berjalan
dengan baik di seluruh Indonesia dan terkhusus untuk wilayah Provinsi Sumatera Selatan.
Kami sebagai motor penggerak ekonomi, akan mengusahakan tidak memaksakan kehendak. Jika ada hal-hal yang menyangkut pekerja, kami akan berkomunikasi secara baik, tidak harus turun ke jalan, tetapi dalam momentum May Day 2024 ini Kita berencana akan Turun Ke jalan untuk Menyuarakan Aspirasi pekerja utamanya Menolak UU No. 06 tahun 2023 tentang Cipta Kerja” ungkap Cecep Wahyudin. SP Sekretaris DPD KSPSI Sumsel sekaligus Ketua PD Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan – SPSI Prov. Sumsel kepada Media Renkarnasi Tipikor beberapa waktu lalu.
Apalagi sesuai Instruksi dari DPP KSPSI dibawah kepemimpinan Bpk. Moh. Jumhur Hidayat telah menginstruksikan kepada seluruh DPD KSPSI Provinsi dan DPC KSPSI Kabulaten/Kota beserta seluruh Federasi dan Anggota se- Indonesia untuk melaksanakan Aksi Menyuarakan Aspirasi Pekerja ke Pimpinan Daerah masing-masing baik Eksekutif maupun Legislatif. Namun, Pihaknya juga akan proaktif turut serta bersama Polri dalam menjaga situasi kamtibmas menjelang peringatan May Day 2024.
“Mengajak organisasi pekerja khususnya di dalam naungan Konfederasi SPSI untuk sama-sama memperjuangkan Aspirasi pekerja serta tetap berkolaborasi dan berdialog dengan pemerintah untuk turut mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang peringatan May Day atau hari buruh Internasional,”jelasnya.
Tak hanya itu, pihaknya mengajak seluruh pekerja di bawah naungan organisasinya yang akan melaksanakan Aksi May Day 2024 di unit kerja masing-masing untuk tetap menjaga kondusivitas agar tidak termakan isu SARA dan berita hoaks yang dapat mengganggu ketertiban.
“Melalui organisasi yang menghimpun dan menaungi para pekerja/buruh ini tetap menjaga solidaritas buruh tetapi tetap untuk menjaga ketertiban dan keamanan,’paparnya.
Di tanya tentang Aksi May Day 2024, Cecep Wahyudin. SP menjelaskan ini Instruksi aksi May Day 2024 dari Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPP KSPSI) dikeluarkan pada tanggal 1 April 2024.
“DPP KSPSI menginstruksikan kepada seluruh FSPA, DPD dan DPC KSPSI di seluruh Indonesia untuk melaksanakan aksi unjuk rasa dengan tema ‘May Day Revolution: Cabut UU Omnibus Law No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja’,” demikian instruksi yang parade.id terima dan kutip, Selasa (2/4/2024).
Aksi unjuk rasa pada 1 Mei 2024 itu rencananya digelar di depan Istana Negara dan di seluruh Kantor Gubernur dan atau Gedung DPRD Provinsi setempat (afiliasi KSPSI). Dimulai pada pukul 8 pagi hingga pukul 6 petang.
“Terdapat tiga tuntutan aksi. Yaitu: Cabut UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, Tolak Upah Murah, dan Hentikan Penghisapan pada Driver Ojol. Surat instruksi ditandatangani langsung oleh Ketum DPP KSPSI Moh Jumhur Hidayat dan Sekjen Arif Minardi ” Terang Cecep Wahyudin, Sekretaris DPD KSPSI Sumsel.
Ditambahkannya untuk DPD KSPSI Sumsel Kami akan turun langsung di depan Kantor DPRD dan Kantor Gubernur Sumatera Selatan,
untuk masa aksi dikatakannya kurang lebih dari 2.000 masa dari pekerja dan buruh dari seluruh provinsi Sumsel tutupnya.
Sumber Kegiatan KSPSI Sumsel
Penulis – Editor : Pewarta Sumsel
















