Dugaan Carutmarut Dana PAD dan BUMDES Di Desa Senuro Barat Kejaksaan Diminta Turun.

  • Bagikan

Ogan Ilir || buserindonews com – Kasus dugaan anggaran PAD dan BUMDES Desa Senuro Barat Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Oi Provinsi Sumatra selatan yang lagi ramai jadi perbincangan publik akan kami laporkan ke Kejaksaan Tinggi palembang ujar salah satu LSM tersebut.

Hasil investigasi team awak media serta LSM akan membawa kasus ini kepada kejaksaan ( 27/10/2021) melalui petugas PTSP (Pelayanan Terpadu Satu pintu)

Menurut masyarakat Desa senuro timur yang tidak mau di publikasikan menuturkan kepada awak media agar segera di limpahkan kasus dugaan penyalahgunaan anggaran PAD dan BUMDES desa, senuro barat ke kejaksaan atau kepolisian dan kami percaya institusi tersebut yakin akan memproses ujarnya.
Kami sebagai masyarakat berharap agar kasus ini segera terkuak karena tidak ada seorangpun yang kebal hukum di negara hukum kita ini.

Kami masyarakat desa senuro barat sangat berharap agar nantinya masyarakat tau,artinya institusi yang memeriksa kasus tersebut bisa transparan terhadap masyarakat, dalam menangani kasus ini agar dana,PAD dan BUMDES yang diduga tidak jelas penggunaanya dan laporan pertanggung jawabanya yang diduga direkayasa bisa terbuka jelas setelah di tangani APH terangnya.

Karena dana Bumdes di tahun 2019/2020 juga tidak jelas pertanggung jawabanya dan malah namanya saja yang ada bumdes tapi wujud bumdesnya tidak ada.
Ditahun 2020 dan usaha penggunaan anggaranya juga diduga bermasalah hingga BUMDES sampai sekarang ini.

Sementara pertanggung jawaban keuanganya pun diduga tidak jelas lanjutnya.

Ketika awak media konfirmasi melalui sambungan telepon Kepala desa tesebut ngajak ketemu langsung.
Tetapi aneh bin ajaib,nomor hape dari wartawan dan LSM tersebut malah di blokir oleh kades tersebut, padahal awak media untuk keseimbangan pemberitaan harus ada wawancara sehingga hasil kroscek di lapangan dan dari nara sumber serta jawaban kades selaku kuasa pengguna anggaran bisa singkron.

Kalau sudah di blokir begini kita susah komunikasi dan kita akan kawal terus dugaan kasus tersebut,mudah mudahan ini bisa di luruskan dan tidak ada orang yang di rugikan ujar LSM tersebut.
Kami sebagai kontrol sosial akan kawal ini sampai beres,mohon doanya kepada semuanya agar dugaan ini cepat di tangani oleh institusi yang berhak memanggil dan memeriksa.

Reporter : Martinus

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia