Sumedang ||BI Komando Rayon Militer (Koramil) 1004/Tanjungsari menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas dan netralitas menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan, dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Pilkades yang digelar di Aula Kecamatan Pamulihan, Rabu (12/8/2025).
Kegiatan sosialisasi yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid Pemdes) dari Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang ini, bertujuan untuk mematangkan persiapan teknis dan yuridis pelaksanaan Pilkades di wilayah tersebut.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pamulihan, di antaranya Camat Pamulihan dan Kapolsek Pamulihan. Turut hadir Ketua DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Sumedang, Kepala Puskesmas Haurngombong, Kepala Puskesmas Pamulihan, serta seluruh Panitia Pilkades, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan para Kepala Desa petahana yang wilayahnya akan menggelar kontestasi.
Dalam arahannya, Kapten Inf Agus Hermawan menekankan bahwa Pilkades adalah pesta demokrasi di tingkat tapak yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama.
“Pilkades hanyalah sarana memilih pemimpin, sedangkan persaudaraan dan persatuan warga Pamulihan adalah yang utama dan abadi. Jangan sampai karena beda pilihan, tali silaturahmi kita menjadi terputus,” tegas Kapten Inf Agus Hermawan di hadapan para peserta.
Secara khusus, Danramil 1004/Tanjungsari memberikan empat instruksi strategis kepada seluruh elemen yang terlibat:
Penyelenggara yang Adil dan Transparan: Kepada Panitia Pilkades dan Panwas Desa, Danramil mengingatkan bahwa posisi mereka adalah sebagai wasit. “Pegang teguh netralitas, transparansi, dan aturan hukum. Sebagian besar potensi konflik timbul karena ketidaknetralan panitia,” pesannya.
Kedewasaan Politik Petahana: Para Kepala Desa lama diapresiasi atas pengabdiannya dan diminta untuk menjadi “peneduh” iklim politik di desanya. Petahana diharapkan mampu memberikan teladan kedewasaan berdemokrasi bagi calon lain maupun para pendukung.
Netralitas TNI-Polri adalah Harga Mati: Kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan keamanan, diinstruksikan untuk meningkatkan sinergitas Tiga Pilar Desa. “Lakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan sekecil apa pun. Tugas kita menjamin keamanan, dan netralitas TNI-Polri tidak bisa ditawar!” tegas Danramil.
Dukungan Pengawasan dan Kesehatan: Kehadiran Ketua DPC Asosiasi BPD diharapkan mampu menyalurkan aspirasi warga secara elegan. Sementara itu, peran vital tim medis dari Puskesmas Pamulihan dan Haurngombong sangat dibutuhkan untuk menjaga ketahanan fisik panitia selama tahapan Pilkades yang panjang.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh hadirin untuk membuktikan bahwa Kecamatan Pamulihan adalah wilayah yang dewasa secara politik, damai, dan siap menyukseskan Pilkades Kabupaten Sumedang “Tanpa Ekses”. (Ika)
















