Prabumulih — Buserindonews.com. Dua orang awak media mengaku kecewa terhadap Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan, Enharudin ST, M.Si.(28/04/2026).
Kekecewaan ini muncul setelah upaya wawancara yang telah dilakukan sebanyak tiga kali tidak membuahkan hasil.
Pada Selasa (28/04/2026), salah satu wartawan, Anja Rolanza, kembali mencoba bersilaturahmi sekaligus melakukan sesi wawancara dengan Kepala Dinas Perkim di kantornya. Namun, seperti percobaan sebelumnya, upaya tersebut kembali menemui kendala.
“Kami sudah mengisi buku tamu lengkap dengan identitas dan keperluan. Beberapa saat kemudian, staf menyampaikan bahwa Bapak sedang rapat dan belum diketahui kapan selesainya,” ungkap Anja.
Jawaban serupa juga diterima pada kunjungan sebelumnya. Pada Jumat lalu, staf resepsionis menyebutkan bahwa Kepala Dinas sedang mengikuti rapat melalui Zoom dan tidak diketahui kapan akan selesai.
Menurut Anja, kondisi tersebut sebenarnya dapat dimaklumi jika pimpinan dinas sedang memiliki agenda penting yang tidak dapat ditinggalkan. Namun, ia menilai penyampaian informasi yang diberikan kurang solutif.
“Setidaknya bisa diberikan alternatif waktu atau dijadwalkan ulang. Jika hanya disampaikan ‘tidak tahu kapan selesai’ tanpa kejelasan, tentu menyulitkan kami sebagai wartawan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan sindiran atas situasi yang berulang tersebut. “Pak Kadin ini kayak menghindar, entah alergi atau apa sebutannya,” tambahnya.
Anja yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Pengurus Daerah Prabumulih menyayangkan situasi ini. Ia menilai komunikasi langsung melalui tatap muka akan lebih efektif dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Ia juga membandingkan dengan kepala dinas sebelumnya yang dinilai lebih terbuka dan mudah ditemui oleh awak media. Kondisi saat ini, menurutnya, menimbulkan kesan seolah ada keengganan untuk bertemu dengan wartawan.
Lebih jauh Anja berharap adanya perbaikan dalam pola komunikasi dan keterbukaan dari pihak dinas, sehingga hubungan kerja antara instansi pemerintah dan media dapat berjalan lebih baik serta memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. (Irno)
















